.webp&w=3840&q=75)
17-03-2026
Pernahkah Anda mendengar soal dekarbonisasi? Di tengah dampak pemanasan global yang semakin parah, peran dekarbonisasi sangatlah penting. Dekarbonisasi adalah proses mengurangi emisi karbon dari atmosfer.
Artikel ini membahas pentingnya dekarbonisasi dan cara strategis untuk melakukannya. Jadi, pelajari informasinya berikut ini.

Dekarbonisasi adalah proses mengurangi atau menghilangkan karbon dioksida dan emisi gas rumah kaca dari atmosfer secara signifikan. Proses ini terdiri dari dua elemen, yaitu mengurangi jumlah emisi karbon yang dilepaskan ke atmosfer serta menghilangkannya secara aktif.
Program dekarbonisasi semakin banyak dilakukan oleh negara-negara di dunia berkat dorongan dari Paris Agreement, sebuah perjanjian yang diadopsi pada tahun 2015 dengan target untuk membatasi pemanasan global hingga 1,5 derajat Celsius dari level praindustrial.
Program ini juga dijalankan sebagai strategi negara-negara global untuk mencapai net zero emissions pada tahun 2050.
Sebenarnya, seberapa parahkah kondisi emisi karbon di Bumi? International Energy Agency menjelaskan bahwa emisi karbon yang berkaitan dengan produksi energi meningkat 0,8% pada tahun 2024. Kenaikan ini berkontribusi pada meningkatnya konsentrasi karbon dioksida di atmosfer, yaitu sekitar 422,5 ppm.
Rekor di tahun 2024 ini juga memengaruhi suhu Bumi, di mana suhunya meningkat lebih dari 1,5 derajat Celsius di atas suhu praindustrial. Bahkan, tahun tersebut juga menjadi tahun paling “hangat” di seluruh benua (kecuali Antartika dan Australia). Suhu Bumi terus meningkat setiap bulannya, membuatnya menjadi rekor suhu paling hangat terbaru sejak tahun 2023.
Itulah mengapa dekarbonisasi perlu dilakukan sebagai langkah awal dalam mengurangi emisi karbon di atmosfer. Jika pemanasan global terus berlanjut, dampaknya dapat membahayakan makhluk hidup, seperti cuaca buruk, kerusakan ekosistem, dan ancaman pangan.
Baca juga: Mengenal Energi Bersih, Manfaatnya, dan Jenis-Jenisnya

Tujuan dekarbonisasi adalah untuk mengurangi dan menghilangkan emisi gas rumah kaca yang terlepas ke atmosfer dari aktivitas manusia, seperti proses manufaktur, produksi energi, dan transportasi. Selain tujuan tersebut, dekarbonisasi juga memiliki peran penting lainnya, yaitu:
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, total emisi karbon dari proses produksi energi terus meningkat. Oleh karena itu, dekarbonisasi hadir sebagai salah satu upaya untuk menguranginya.
Anda bisa memulainya dengan meningkatkan efisiensi dalam penggunaan energi. Efisiensi energi adalah upaya menggunakan sedikit energi untuk mencapai hasil yang sama atau lebih baik. Contoh efisiensi energi adalah menggunakan perangkat hemat energi.
Salah satu penyumbang utama emisi karbon adalah energi fosil yang dapat habis sewaktu-waktu. Proses pembakarannya pun menghasilkan emisi karbon.
Untuk menanggulanginya, Anda bisa beralih ke energi terbarukan sebagai upaya dekarbonisasi. Energi terbarukan, seperti energi surya dan angin, dinilai lebih ramah lingkungan karena hampir tidak menghasilkan emisi karbon.
Contoh pemanfaatan energi terbarukan adalah panel surya dari Chandra Asri Group. Sebagai #YourGrowthPartner, Chandra Asri Group menyediakan solusi energi melalui anak usahanya, Krakatau Chandra Energi (KCE).
KCE mengoperasikan PLTS berkapasitas hingga 2.200 kWp pada bulan Desember 2024. Kami memiliki empat jenis instalasi panel surya, yaitu Solar On-Grid, Off-Grid, On-Grid with Battery Back-Up, dan Hybrid.
Dekarbonisasi juga mendorong pengembangan infrastruktur berkelanjutan. Infrastruktur ini dapat menjadi jembatan untuk beralih dari infrastruktur konvensional ke praktik yang lebih ramah lingkungan. Contoh infrastruktur berkelanjutan adalah green building.
Konsep green building sudah mulai diadaptasi di Indonesia. Misalnya, Chandra Asri Group membangun Gedung Admin Building OPE di Pabrik Ciwandan, Cilegon, dengan konsep bangunan hijau yang memerhatikan efisiensi air, energi, dan embodied carbon pada material yang digunakan.
Baca juga: Mengapa Kita Perlu Menghemat Energi? Ini 4 Alasannya

Terdapat banyak cara strategis yang bisa Anda lakukan untuk mewujudkan dekarbonisasi, di antaranya:
Strategi dekarbonisasi industri ini sangat penting untuk mengurangi pemborosan energi dan mengevaluasi proses operasional yang berjalan. Jadi, Anda bisa mengidentifikasi proses-proses yang bisa lebih hemat sumber daya dan minim emisi karbon.
Karena zaman sudah semakin canggih, Anda bisa mencoba teknologi hijau. Contoh teknologi ini adalah kendaraan listrik ramah lingkungan. Karena tidak menggunakan bahan bakar fosil, mobil ini jauh lebih berkelanjutan sehingga bisa menjadi opsi untuk meningkatkan efisiensi.
Salah satu upaya konkret yang bisa dilakukan untuk dekarbonisasi adalah beralih dari energi tak terbarukan ke energi terbarukan. Meskipun perlahan, Anda bisa sedikit demi sedikit beralih ke sumber energi yang lebih bersih. Untuk skala perusahaan, Anda bisa memanfaatkan PLTS atap. Untuk skala luas, Anda bisa memanfaatkan PLTA dan PLTB.
Reforestasi dapat menjadi strategi untuk menghilangkan emisi karbon di atmosfer. Reforestasi mengembalikan fungsi hutan yang hilang akibat penebangan ilegal, di mana pohon-pohon ditanam kembali agar bisa menangkap karbon dioksida melalui proses fotosintesis.
Dekarbonisasi tidak hanya berfokus pada penghilangan karbon dioksida dari proses operasional, tetapi juga pada emisi yang dihasilkan dari produksi sampah. Terkait hal ini, Anda bisa menerapkan program daur ulang dan penggunaan bahan yang ramah lingkungan pada proses manufaktur dan pengemasan.
Tahukah Anda? Ternyata, tanaman mangrove dapat menyerap dan menyimpan karbon. Emisi yang terserap dari atmosfer akan disimpan di tanah dan menjadi blue carbon. Itulah mengapa penting untuk mengembalikan fungsi lahan basah hutan mangrove agar proses penghilangan emisi gas rumah kaca optimal.
Saat ini, teknologi hijau semakin mutakhir, termasuk untuk keperluan mengurangi atau menghilangkan emisi karbon. Salah satu teknologinya adalah Carbon Capture and Storage (CCS). Teknologi ini bekerja dengan menangkap emisi karbon dioksida dari proses industri dan menyimpannya ke dalam lapisan tanah atau mengolahnya kembali menjadi bahan bakar.
Dekarbonisasi adalah konsep yang harus dipahami oleh seluruh pihak agar bisa mendukung proses penghilangan emisi karbon di atmosfer. Selain dekarbonisasi, upaya lain juga harus dilakukan agar proses bisnis tetap berkelanjutan.
Terkait upaya mengurangi emisi karbon, Chandra Asri Group sebagai perusahaan solusi kimia, energi, dan infrastruktur terkemuka di Asia Tenggara menerapkan sejumlah program, di antaranya:
Demikian informasi tentang dekarbonisasi yang bisa dipelajari. Dekarbonisasi adalah langkah awal untuk mengurangi dampak pemanasan global dan perubahan iklim yang semakin buruk setiap waktunya.
Jadi, mari berikan kontribusi nyata untuk mewujudkan Bumi yang semakin hijau!
Baca juga: Energi Baru Terbarukan (EBT): Pengertian dan Indikatornya