Logo Chandra Asri
etilena
Banner

14-02-2026

Etilena: Karakteristik, Kegunaan, Fungsi, dan Jenisnya

Jika berbicara tentang olefin, Anda mungkin juga akan mendengar tentang etilena. Etilena adalah salah satu senyawa kimia organik yang penting dalam proses industri, khususnya pada pembuatan plastik dan pelapis. 

Lantas, apa struktur dan kegunaan etilena? Artikel ini mengupas tuntas peran etilena dalam berbagai industri. Jadi, simak informasi selengkapnya berikut ini!

Apa Itu Etilena?

Apa Itu Etilena

Etilena adalah senyawa alkena paling sederhana yang terdiri dari ikatan rangkap karbon-karbon dan menjadi hidrokarbon tak jenuh  paling sederhana kedua. Struktur etilena adalah C2H4 atau H2C=CH2. 

Senyawa ini tidak berwarna, memiliki bau dan rasa yang manis, serta mudah terbakar. Kegunaan etilena yang paling umum adalah untuk membuat plastik polietilena.

Menariknya, senyawa etilena dapat menjadi hormon yang mendorong matangnya buah, mekarnya bunga, atau gugurnya daun. Senyawa ini juga bermanfaat untuk germinasi (perkecambahan) benih.

Sebetulnya, hormon etilena dapat muncul secara alami di seluruh bagian tanaman. Peran hormon ini sangatlah penting untuk pertumbuhan tanaman. Beberapa tanaman yang dijuluki sebagai produsen etilena adalah apel, alpukat, pisang, dan tomat. 

Fungsi etilena sebagai regulator kematangan buah telah ditemukan sejak peradaban kuno. Orang Mesir kuno melukai batang buah ara agar buah lebih cepat matang. Begitu pula pada bangsa Tiongkok, di mana mereka membakar dupa di ruang tertutup agar buah pir bisa lebih cepat matang. 

Dalam konteks industri kimia, etilena dapat ditemukan pada minyak bumi dan gas alam. Etilena bisa didapatkan dari proses cracking hidrokarbon, salah satunya steam cracking

Hidrokarbon, seperti nafta, propana, dan etana, akan dipanaskan bersama dengan uap pada suhu tinggi. Alhasil, hidrokarbon tersebut akan terpecah menjadi molekul sederhana, salah satunya etilena. 

Baca juga: Apa itu Polypropylene (PP)? Definisi, Jenis, & Keunggulannya

Karakteristik Etilena

Etilena, atau etena, tersusun atas empat atom hidrogen dan sepasang atom karbon dalam ikatan rangkap. Gas ini memiliki sejumlah karakteristik, di antaranya:

  • Tidak berwarna.
  • Memiliki aroma yang manis, tetapi tidak beraroma ketika diproduksi secara alami oleh tumbuhan. 
  • Sangat reaktif berkat ikatan rangkapnya.
  • Mudah terbakar. 
  • Memiliki titik leleh -169,4 derajat Celcius. 
  • Memiliki titik didih -103,9 derajat Celcius.

Fungsi Etilena

Fungsi utama etilena terbagi menjadi dua, yaitu sebagai monomer dan bahan dasar untuk senyawa yang terdiri dari dua karbon. 

Kegunaan etilena sebagai monomer adalah untuk memproduksi polietilena, yaitu polimer yang kerap digunakan untuk membuat botol plastik, kemasan, dan pelapis kabel. Polietilena didapatkan dari proses polimerisasi

Apabila proses polimerisasi dilakukan pada tekanan dan suhu tinggi, produk yang dihasilkan adalah plastik low-density polyethylene (LDPE). Sementara itu, proses polimerisasi dengan menggunakan katalis Ziegler-Natta akan menghasilkan plastik high-density polyethylene (HDPE).

Lebih lanjut, etilena juga berfungsi untuk membuat linear α-olefins (LAOs). LAOs umumnya digunakan untuk memproduksi plastik linear low-density polyethylene (LLDPE).

Terkait produk etilena, polietilena, HDPE, dan LLDPE, Chandra Asri Group sebagai #YourGrowthPartner menawarkan solusi kimia yang dapat memproduksi bahan baku plastik tersebut. Kami memiliki resin polietilena dengan merek dagang Asrene® yang mencakup produk LLDPE dan HDPE. 

Produk polietilena kami telah bersertifikat Halal dan digunakan untuk membuat berbagai produk, seperti pipa air bersih, kemasan, plastik pertanian, tangki air, botol plastik, cover sheet, stretch film, dan masih banyak lagi. 

Tidak hanya itu, anak perusahaan kami yang berbasis di Singapura, yaitu Aster, juga menyediakan etilena dan HDPE berkualitas. Etilena kami dapat digunakan untuk sintesis bahan kimia, termasuk dalam membuat etanol dan vinyl chloride.

Selanjutnya, fungsi etilena sebagai bahan dasar digunakan untuk membuat senyawa dua karbon, seperti etilena oksida (yang diubah menjadi poliester dan etilena glikol), etanol (alkohol industri), vinyl chloride (bahan baku PVC), dan asetaldehida (menjadi asam asetat).

Lalu, pencampuran etilena dengan benzena dapat menghasilkan etilbenzena. Etilbenzena kemudian diproses menjadi stirena untuk memproduksi karet sintetis dan plastik. 

Baca juga: Apa Itu Propylene? Ini Kegunaan dan Informasi Keamanannya

Kegunaan Etilena di Sektor Industri

Kegunaan Etilena di Sektor Industri

Pengaplikasian etilena di sektor industri sangatlah luas, khususnya pada industri tekstil, plastik, manufaktur, dan otomotif. Adapun kegunaan etilena adalah sebagai berikut:

1. Industri Konstruksi

Etilena kerap ditemukan pada produk-produk konstruksi, salah satunya polyvinyl chloride (PVC). PVC memiliki daya tahan yang kuat dan tahan terhadap cuaca. Itulah mengapa PVC sering digunakan untuk membuat pipa air, kusen jendela, siding (penutup eksterior bangunan), dan flooring

Tidak hanya itu, etilena juga kerap digunakan untuk membuat polistirena. Bahan ini dimanfaatkan untuk insulasi bangunan. 

2. Industri Manufaktur

Pada industri manufaktur, etilena digunakan untuk membuat pelarut industri (etilena diklorida). Lalu, etilena juga bisa menjadi gas pendingin, khususnya untuk industri-industri yang membutuhkan alat pendingin khusus. 

Produk etilena lainnya, seperti etilena oksida, juga sering digunakan untuk mensterilkan dan membersihkan alat-alat medis. 

3. Industri Plastik

Fungsi utama etilena adalah untuk memproduksi polietilena. Produk-produk plastik polietilena yang sering digunakan di kehidupan sehari-hari adalah LDPE (kantung plastik dan kemasan), HDPE (botol cairan pembersih, jeriken, dan pipa), dan LLDPE (kemasan fleksibel seperti stretch wrap).

Jenis Pasokan Etilena

Dengan fungsi etilena yang beragam, senyawa ini dipasok dalam beberapa jenis, di antaranya:

1. Etilena Cair

Etilena cair disimpan dan didistribusikan menggunakan wadah khusus. Jenis etilena ini dapat digunakan ketika format gasnya tidak memungkinkan untuk didistribusikan pada perjalanan jauh. 

2. Etilena Gas

Etilena paling sering dikirimkan dalam bentuk gas. Etilena gas didistribusikan melalui saluran pipa ke fasilitas pabrik. Umumnya, etilena gas digunakan pada industri plastik. 

3. Etilena Chemical-Grade

Jenis etilena ini sedikit tidak murni jika dibandingkan dengan polymer grade. Etilena chemical-grade digunakan pada produksi etilena diklorida dan etilena oksida. 

4. Etilena Polymer-Grade

Etilena ini sangatlah murni dan khusus digunakan untuk memproduksi polimer, seperti polietilena. Kemurnian etilena ini juga menentukan kualitas dari produk akhir. 

Demikian informasi terkait etilena yang bisa Anda pelajari. Etilena memiliki peran yang sangat penting dalam berbagai industri berkat fleksibilitas kegunaannya. 

Apabila perusahaan Anda membutuhkan etilena, polietilena, PVC, dan stirena, Chandra Asri Group dan Aster punya solusinya! 

Jangan ragu untuk hubungi kami sekarang dan percayakan kebutuhan bahan kimia perusahaan Anda pada kami!

Baca juga: Plastik Terbuat Dari Apa? Ini Bahan Dasar & Proses Buatnya

Banner