
26-02-2026
Indonesia merupakan negara maritim dengan lebih dari belasan ribu pulau yang membentang luas di atasnya. Tak heran jika sektor pelayaran menjadi salah satu aspek penting dalam ekonomi, khususnya untuk memperluas jangkauan bisnis.
Infrastrukturnya pun terus dibangun, seperti pelabuhan kontainer dan dermaga, untuk menunjang distribusi barang melalui jalur laut. Lantas, bagaimana perkembangan perusahaan pelayaran di Indonesia? Simak artikel ini hingga akhir!

Tahukah Anda? 80% perpindahan barang pada sektor perdagangan dunia ternyata dikelola oleh logistik laut. Hal ini dikarenakan kapal laut bisa menghubungkan satu titik dengan titik jauh lainnya dengan mudah.
Selain itu, kapal-kapal pada logistik laut telah dirancang sesuai dengan spesifikasinya, misalnya kapal tanker yang digunakan untuk membawa minyak mentah dan reefer yang digunakan untuk membawa barang mudah rusak. Kemudahan inilah yang mendukung perputaran ekonomi dunia serta perpindahan barang secara global.
Sementara itu, aktivitas pelayaran di Indonesia juga menunjukkan peningkatan. Badan Pusat Statistik menjelaskan bahwa pada tahun 2024, kunjungan kapal di pelabuhan Indonesia naik 4,91% atau sekitar 992,42 ribu unit.
Lalu, proses bongkar barang untuk pelayaran dalam negeri di tahun yang sama meningkat 10,79% dan proses muat sekitar 12,56%, sedangkan untuk pelayaran luar negeri meningkat 12,48% dan 16,56% secara berurutan.
Baca juga: Apa Itu Shipping? Fungsi dan Jenis Moda Pengiriman
Secara umum, perusahaan pelayaran terbagi menjadi dua jenis berdasarkan sifat usahanya, yaitu pelayaran tetap dan tidak tetap. Berikut adalah penjelasan selengkapnya:
Perusahaan pelayaran tetap biasanya memiliki jalur pelayaran yang teratur dan sudah ditetapkan sebelumnya. Hal ini juga termasuk jadwal dan waktu singgah.
Perusahaan jenis ini dapat menerima seluruh jenis angkutan dan menyediakan tarif tetap yang disebut freight rate. Keuntungan berlayar dengan perusahaan ini adalah Anda bisa merencanakan anggaran dan jadwal dengan cepat karena informasinya teratur.
Perusahaan ini bebas dan tidak terikat oleh ketentuan formal sehingga jalurnya tidak menentu. Perusahaan pelayaran tidak tetap bisa membawa segala jenis angkutan, tetapi lebih sering membawa muatan sejenis.

Perusahaan pelayaran di Indonesia memiliki sejumlah peran penting untuk mendukung proses distribusi dan ekonomi, di antaranya:
Baca juga: Apa Itu Shipping Instruction dan Fungsinya pada Logistik
Perusahaan pelayaran swasta di Indonesia maupun milik negara bisa rentan terhadap tantangan di sektor logistik laut. Sejumlah tantangan yang lazim dihadapi adalah sebagai berikut:
Kontainer adalah salah satu komponen penting dalam logistik laut yang berfungsi untuk menyimpan barang dengan aman dan efisien selama perjalanan dengan kapal.
Mengapa kekurangan kontainer pengiriman bisa terjadi? Beberapa penyebabnya adalah menurunnya ketersediaan kontainer kosong, melambatnya perdagangan dunia sehingga hanya sedikit kapal yang beroperasi, dan perubahan pola perdagangan.
Saat ini, sektor pelayaran dunia harus mematuhi aturan emisi IMO 2023. Peraturan oleh International Maritime Organization ini bertujuan untuk mencegah perubahan iklim dengan menekan angka emisi gas rumah kaca.
Maka dari itu, banyak perusahaan pelayaran kini mulai melaksanakan beberapa strategi yang lebih ramah lingkungan, seperti menggunakan bahan bakar rendah belerang, berinvestasi pada teknologi energi bersih, dan meningkatkan efisiensi energi mesin.
Perusahaan pelayaran di Indonesia juga rentan terhadap ancaman keamanan di lautan, seperti pembajakan, terlebih bagi kapal-kapal yang berlayar ke luar negeri dan melewati zona-zona rawan. Zona yang paling terkenal dengan ancaman ini adalah Selat Malaka dan Teluk Guinea.
Pembajakan kapal dapat membahayakan penumpang serta barang yang diangkut. Tidak hanya itu, ancaman ini juga dapat meningkatkan biaya operasional dan mendisrupsi rute perdagangan. Hal ini harus menjadi perhatian dunia dan pemerintah dalam negeri untuk mengurangi risikonya.
Selain ketiga tantangan di atas, perusahaan pelayaran di Indonesia juga mungkin terdampak oleh bencana alam, cuaca buruk, isu geopolitik, dan fluktuasi harga bahan bakar.
Untuk memastikan proses transportasi berjalan dengan lancar, Anda perlu memilih perusahaan pelayaran yang tepat.
Jika perusahaan Anda membutuhkan layanan pelayaran kapal dan solusi logistik laut bahan kimia dan LPG, Chandra Asri Group-lah jawabannya!
Sebagai #YourGrowthPartner, Chandra Asri Group melalui Chandra Shipping International mengelola lebih dari 10 kapal pengangkut bahan kimia dan LPG dengan kapasitas hingga 106.650 DWT. Angka ini dapat bertambah seiring akuisisi lebih banyak kapal di masa depan.
Jadi, jangan ragu untuk memercayakan kebutuhan logistik laut perusahaan Anda pada kami! Hubungi kami sekarang!
Baca juga: Apa Itu CFS, Cara Kerja, dan Perannya pada Logistik