Logo Chandra Asri
turbin gas

28-01-2026

Mengenal Turbin Gas, Cara Kerja, Jenis, dan Keunggulannya

Turbin gas adalah salah satu teknologi yang kerap ditemukan pada pembangkit listrikSecara umum, turbin gas menggerakkan generator sehingga menghasilkan listrik. Ingin tahu cara kerja mesin turbin gas? Cermati informasi selengkapnya pada artikel ini!

Apa Itu Turbin Gas?

Apa Itu Turbin Gas

Turbin gas adalah mesin yang menghasilkan energi mekanik dari gas alam. Mesin ini dapat dikatakan sebagai jantung dari sebuah pembangkit listrik karena energi mekanik yang dihasilkan akan memutar generator. Kemudian, generator ini dapat menghasilkan energi listrik. 

Selain pada pembangkit listrik, turbin gas juga dapat ditemukan pada mesin pesawat. Secara umum, turbin gas mengimplementasikan prinsip siklus Brayton yang melibatkan pembakaran gas alam, kompresi udara, dan uap panas. 

Lebih lanjut, kinerja turbin gas sangat erat dengan turbin uap. Itulah mengapa pembangkit listrik seperti PLTGU mengoperasikan keduanya. Asal mula nama gas turbin didapatkan dari proses operasionalnya yang memanfaatkan udara dalam bentuk gas. 

Fungsi utama dari turbin gas adalah untuk mengubah energi dari bahan bakar menjadi energi lain melalui proses pembakaran yang terkontrol. Panas yang tercipta dari proses ini digunakan untuk memanaskan air di dalam boiler dan gasnya digunakan untuk memutar generator. 

Turbin ini dinilai cukup efisien sehingga banyak digunakan untuk memenuhi permintaan energi dunia. Bahkan, turbin ini menerapkan konsep ekonomi sirkular pada prosesnya, di mana energi yang dihasilkan terus dimanfaatkan untuk proses-proses industri lainnya. 

Cara Kerja Turbin Gas

Turbin gas terdiri dari kompresor, turbin, dan bilik pembakaran. Adapun cara kerja turbin gas adalah sebagai berikut:

  1. Udara diambil dari luar dan dipadatkan menggunakan kompresor. Hal ini membuat tekanan dan suhu udara meningkat dan lebih mudah dibakar. 
  2. Kompresi udara akan dicampurkan dengan gas alam pada bilik pembakaran, lalu dibakar. 
  3. Proses pembakaran menghasilkan gas panas bertekanan tinggi yang memuai dengan cepat melewati baling-baling turbin. 
  4. Turbin akan berputar, sementara gas buang panas dikeluarkan melalui sistem exhaust. Sisa panas ini dapat digunakan untuk memanaskan air untuk menciptakan uap di proses industri lainnya. 
  5. Baling-baling turbin akan menggerakkan generator untuk menghasilkan listrik. 

Baca juga: 12 Jenis Pembangkit Listrik, Pilihan Energi Alternatif

Jenis-Jenis Turbin Gas

Jenis-Jenis Turbin Gas

Turbin gas banyak dimanfaatkan oleh berbagai industri, seperti industri penerbangan dan pembangkit listrik. Berikut ini adalah jenis turbin gas dan pengaplikasiannya:

1. Closed Cycle Gas Turbine 

Closed Cycle Gas Turbine memanfaatkan gas buang dari turbin untuk dikompresikan dan digunakan kembali untuk siklus yang sama. Alhasil, turbin gas ini lebih ramah lingkungan dan efisien. 

2. Open Cycle Gas Turbine (OCGT)

OCGT memanfaatkan kompresi udara yang dicampurkan dengan gas alam, lalu dibakar di bilik pembakaran. Gas panas dari proses pembakaran akan memutar turbin dan menghasilkan energi mekanik. 

Kemudian, residu gasnya akan dilepaskan ke atmosfer. Jenis turbin ini kerap ditemukan di dalam pembangkit listrik. 

3. Aero Gas Turbine

Aero Gas Turbine digunakan untuk memberikan tenaga dorong yang besar pada pesawat terbang, tetapi dengan efisiensi energi yang tinggi. Tidak hanya itu, tenaga dorong yang diciptakan juga harus tahan terhadap kondisi ekstrem selama penerbangan.

4.  Combined Cycle Gas Turbines

Combined cycle gas turbine digunakan untuk mengoptimalkan efisiensi energi. Turbin ini menangkap residu panas untuk menggerakkan turbin uap tambahan sehingga menghasilkan listrik ekstra. Turbin inilah yang digunakan pada Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU).

Terkait PLTGU, Chandra Asri Group melalui Krakatau Chandra Energi mengoperasikan PLTGU dengan total kapasitas sebesar 120 MW. 

PLTGU kami memiliki dua turbin gas, satu turbin uap, dan dua HRSG. Dengan menggunakan gas alam, kami menjamin kualitas energi yang dihasilkan sesuai dengan standar industri. 

5. Turbin Gas Berat

Turbin gas ini didesain dengan rangka yang lebih kukuh dan besar sehingga bisa beroperasi pada suhu tinggi. Turbin ini dapat ditemukan di kilang minyak. 

6. Turbin Gas Industri

Turbin gas industri memiliki konstruksi yang lebih berat, khususnya pada baling-baling dan rangkanya. Alhasil, turbin ini dapat menghasilkan energi listrik dan mekanik yang andal untuk kebutuhan industri. 

7. Mikroturbin

Mikroturbin adalah versi sederhana dari turbin gas. Versi ini biasanya ditemukan pada lemari es yang dipasang pada hotel, kantor, dan rumah sakit. 

Baca juga: PLTS: Definisi, Manfaat, Cara Kerja, dan Contoh Penerapan

Keunggulan Turbin Gas

Turbin gas terkenal dengan efisiensi energinya yang tinggi berkat proses kogenerasi. Kogenerasi, atau Combined Heat and Power (CHP) adalah proses memproduksi dua energi sekaligus, yaitu energi listrik dan panas. 

Proses ini membakar bahan bakar (dalam hal ini gas alam) untuk menghasilkan energi yang menggerakkan generator, sementara energi panas yang dihasilkan akan dimanfaatkan untuk memanaskan air atau digunakan untuk proses industri lainnya. 

Selain efisiensinya, turbin gas juga memiliki sejumlah keunggulan lainnya, seperti:

  • Tidak menghasilkan banyak residu panas karena digunakan kembali untuk proses lainnya. 
  • Penggunaannya yang cukup luas, seperti untuk pembangkit listrik, mesin pesawat, mesin kapal, mesin kereta, dan mesin industri. 
  • Tidak melepaskan banyak emisi gas ke atmosfer berkat inovasi dalam teknologi pembakaran modern. 
  • Dapat beradaptasi dengan permintaan pasar. 

Demikian informasi tentang turbin gas yang bisa Anda pelajari. Turbin gas adalah salah satu komponen penting pembangkit listrik yang dapat membantu menghasilkan listrik. 

Apabila perusahaan Anda membutuhkan penyedia tenaga listrik, Chandra Asri Group sebagai #YourGrowthPartner dan Krakatau Chandra Energi siap memenuhinya dengan dukungan infrastruktur energi yang efisien dan andal. 

Hubungi kami dan dapatkan solusi energi yang andal untuk perusahaan Anda!

Baca juga: 7 Contoh Energi Listrik dan Cara Menghasilkan Energinya