.png&w=3840&q=75)

.png&w=3840&q=75)
15-02-2026
Dalam industri karet sintetis, styrene monomer adalah salah satu bahan yang tidak asing karena merupakan bahan baku ban kendaraan. Bahkan, zat ini juga digunakan pada industri plastik dan konstruksi.
Ingin tahu peran styrene monomer di berbagai industri? Pelajari informasi selengkapnya pada artikel ini!

Styrene monomer adalah salah satu turunan benzena yang didapatkan dari proses alkilasi (menambahkan gugus alkil) untuk menghasilkan etilbenzena. Zat etilbenzena ini kemudian mengalami dehidrogenasi (menghilangkan hidrogen dari molekul) hingga menjadi styrene.
Styrene monomer umumnya didapatkan dari produk turunan gas alam atau minyak bumi. Karakteristiknya adalah tidak berwarna, berbentuk cairan, memiliki aroma khas hidrokarbon aromatik, serta mudah menguap. Menariknya, styrene ternyata bisa muncul secara alami di beberapa makanan, seperti daging, stroberi, dan kayu manis.
Zat ini memiliki rumus molekul C8H8 atau C6H5CH=CH2. Styrene monomer sangat reaktif pada proses polimerisasi, terlebih jika terkena cahaya, panas, dan inisiator radikal bebas. Selain itu, zat ini tidak mudah larut dalam air, tetapi bisa larut dalam eter, benzena, etanol, dan pelarut organik lainnya.
Baca juga: Apa Saja Bahan Baku Ban? Ini Cara Membuat dan Komponennya
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, styrene monomer didapatkan dari proses dehidrogenasi etilbenzena. Sekitar 80% produk styrene monomer dihasilkan dari proses dehidrogenasi.
Untuk bisa mendapatkan etilbenzena, reaksi antara benzena dan etilena harus terjadi di bawah katalis aluminium klorida.
Ketika etilbenzena terbentuk, zat ini akan dipanaskan dengan uap hingga suhu 600 derajat Celcius pada katalis oksida besi, atau disebut proses dehidrogenasi. Reaksi ini sangat eksotermis, yang mana melepaskan energi panas ke lingkungan.

Styrene monomer kerap digunakan di berbagai industri. Adapun produk-produk turunan styrene monomer dan kegunaan masing-masing adalah sebagai berikut:
Selain produk-produk di atas, kegunaan umum styrene monomer adalah sebagai agen perekat, pengeras cat, pengeras varnish, material untuk membuat semir sepatu, wadah makanan, kemasan, pelapis kertas, dan dapat meningkatkan kualitas produk kertas.
Baca juga: Apa itu Polypropylene (PP)? Definisi, Jenis, & Keunggulannya
Styrene monomer adalah salah satu senyawa yang perannya sangat krusial pada banyak sektor. Fungsi styrene monomer adalah sebagai bahan baku pembuatan plastik, resin, perekat, karet sintetis, dan masih banyak lagi.
Jika Anda adalah salah satu industri yang membutuhkan styrene monomer, jangan khawatir! Chandra Asri Group sebagai #YourGrowthPartner punya solusinya!
Chandra Asri Group adalah penyedia styrene monomer Indonesia dengan kemurnian lebih dari 99,8%. Styrene monomer ini dapat digunakan untuk membuat produk-produk turunan yang telah disebutkan di atas.
Sebagai tambahan, anak perusahaan Chandra Asri Group yang berbasis di Singapura, yaitu Aster, juga menyediakan styrene untuk pembuatan polystyrene, SBR, komposit, dan fiberglass.
Aster adalah perusahaan yang diakuisisi oleh Chandra Asri Group dan Glencore pada tahun 2025. Kawasan energi dan kimia ini memiliki kilang berkapasitas 237.000 barel minyak per hari dan, aset kimia hilir, dan ethylene cracker berkapasitas 1,1 juta metrik ton per tahun.
Selain styrene monomer, Chandra Asri Group dan Aster turut menyediakan bahan kimia industri lainnya, seperti olefin, polyolefin, soda api, butadiena, dan masih banyak lagi.
Jadi, jangan ragu untuk memercayakan kebutuhan bahan kimia industri perusahaan Anda pada kami! Hubungi kami sekarang!
Baca juga: Mengenal Polyethylene, Bahan Baku Plastik yang Fleksibel
.png&w=3840&q=75)
.png&w=3840&q=75)