Logo Chandra Asri
green logistic

27-03-2026

Apa Itu Green Logistics, Manfaatnya, dan Strateginya

Semakin berkembangnya zaman, semakin banyak orang yang mulai sadar akan dampak pemanasan global dan perubahan iklim. Alhasil, perusahaan, pemerintah, dan individu mulai menggunakan praktik-praktik berkelanjutan, termasuk pada manajemen logistik

Salah satu praktik manajemen logistik yang dinilai lebih ramah lingkungan adalah green logistics. Ingin tahu bagaimana konsep ini berperan dalam keberlanjutan lingkungan? Simak artikel ini hingga akhir. 

Apa Itu Green Logistics

Green logistics adalah konsep mengurangi dampak emisi karbon dari aktivitas logistik, seperti penyimpanan, distribusi, produksi, dan pengemasan. Praktik ini diimplementasikan di seluruh rantai pasokan untuk menurunkan dampak lingkungan tanpa memengaruhi proses bisnis yang berjalan. 

Sejumlah aktivitas yang bisa diterapkan pada green logistic management adalah mengoptimalkan penyimpanan, menggunakan infrastruktur berkelanjutan, dan memilih pemasok yang paling efisien. 

Green logistics kini menjadi solusi hijau yang mulai dipertimbangkan, mengingat sektor transportasi menjadi penyumbang emisi gas rumah kaca terbesar kedua di dunia. 

Statista menjelaskan bahwa sektor transportasi darat, laut, dan udara menyumbang lebih dari 8 miliar ton metrik setara karbon dioksida ke atmosfer setiap tahunnya. Bahkan, jumlahnya terus bertambah dua kali lipat semenjak tahun 1990. 

Itulah mengapa kini sektor transportasi terus dibenahi untuk bisa lebih ramah lingkungan. Salah satu contoh solusi logistik yang berkelanjutan adalah penggunaan kendaraan listrik untuk proses  distribusi. Kendaraan listrik menghasilkan emisi yang lebih rendah dibandingkan dengan kendaraan berbahan bakar fosil sehingga lebih bersih. 

Baca juga: Manajemen Rantai Pasok: Pengertian dan Komponennya!

Manfaat Green Logistics

Manfaat Green Logistics

Green logistics memberikan sejumlah manfaat bagi lingkungan dan perusahaan, seperti:

1. Meningkatkan Efisiensi

Green logistics adalah salah satu praktik manajemen rantai pasok berkelanjutan. Artinya, setiap rencana dan aktivitasnya dirancang untuk mengurangi dampak buruk pada lingkungan. 

Dengan begitu, perusahaan dapat mengupayakan aktivitas yang lebih efisien dan tidak boros energi agar tidak banyak mengeluarkan emisi karbon. Lalu, perusahaan juga bisa menjalankan manajemen limbah dan sampah yang sesuai standar dan ramah lingkungan, seperti mendaur ulang bahan baku untuk proses operasional lainnya. 

2. Mengurangi Limbah

Green logistics juga dapat membantu Anda mengurangi limbah dari aktivitas logistik. Cara yang saat ini banyak diterapkan adalah automasi tugas menggunakan perangkat lunak atau aplikasi. 

Aplikasi terintegrasi ini menampung semua data logistik secara real time dan akurat sehingga dapat membantu alur logistik dari produksi hingga pengiriman. Manfaat yang bisa dirasakan adalah berkurangnya sampah kertas dari dokumen yang tak terpakai. 

3. Mengurangi Biaya Pengemasan

Konsep logistik hijau mendorong pemanfaatan bahan dan kemasan yang bisa dipakai berulang kali dan didaur ulang. Jadi, Anda tidak perlu terus-menerus membeli kemasan sekali pakai yang tentu bisa membebani anggaran perusahaan. Contoh kemasan yang bisa dimanfaatkan adalah kardus tebal sebagai alternatif palet kayu. 

4. Meningkatkan Citra Perusahaan

Perusahaan yang menaruh perhatian pada kiat-kiat berkelanjutan tentu dipandang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan. Alhasil, citra dan reputasi perusahaan meningkat di mata investor, stakeholder, pelanggan, dan masyarakat. 

Baca juga: Bill of Lading: Definisi, Fungsi, Jenis, dan Komponennya

Strategi Penerapan Green Logistics

Strategi Penerapan Green Logistics

Green logistics mungkin menjadi praktik yang cukup berbeda dari kebanyakan manajemen logistik karena Anda harus merencanakan proses yang paling efisien dan ramah lingkungan untuk mengurangi dampak lingkungan. Adapun beberapa strategi yang bisa dilakukan adalah sebagai berikut:

1. Mengoptimasi Gudang

Strategi utama yang bisa diterapkan adalah optimasi gudang. Perusahaan dapat mengurangi operasional yang tidak perlu serta pergerakan mesin. Alhasil, tidak banyak energi yang digunakan dan polusi yang dikeluarkan.

2. Menggunakan Teknologi Mutakhir

Automasi gudang menggunakan supply chain management system (SCM), transportation management system (TMS)dan warehouse management system (WMS) juga bisa menjadi solusi green logistics. 

Sistem-sistem di atas membantu Anda mengelola persediaan, ruang gudang, pengiriman, dan tugas administratif lainnya sehingga lebih efisien. Sumber daya yang digunakan menjadi tepat sasaran sehingga tidak boros energi dan biaya. 

3. Mengoptimasi Rute Pengiriman

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, sektor transportasi menyumbang emisi karbon setiap tahunnya. Oleh karena itu, Anda bisa mulai mengoptimalkan rute pengiriman dengan merencanakan rute yang paling efisien. Rute ini dapat membuat perjalanan lebih pendek serta hemat biaya, waktu, dan bahan bakar. 

4. Menggunakan Kemasan Ramah Lingkungan dan Efisien

Kemasan yang didesain efisien dapat mengurangi penggunaan bahan baku. Tidak hanya itu, Anda juga bisa menerapkan kemasan yang mudah didaur ulang berdasarkan ekonomi sirkular agar tidak berakhir di tempat pembuangan sampah. 

Solusi Logistik Bahan Kimia dan LPG Andal untuk Industri

Menerapkan green logistics bukan hanya tentang mengurangi emisi, tetapi juga tentang membangun rantai pasok yang lebih efisien, transparan, dan berkelanjutan. Dengan memanfaatkan teknologi, pengelolaan armada yang optimal, serta sistem distribusi yang terintegrasi, perusahaan dapat memastikan pengiriman yang lebih aman, tepat waktu, dan ramah lingkungan. 

Melalui pengembangan infrastruktur dan layanan logistik terintegrasi, perusahaan dapat memperkuat efisiensi pergerakan kargo sekaligus mendukung kebutuhan industri secara lebih berkelanjutan.

Terkait layanan logistik terintegrasi, Chandra Asri Group melalui Chandra Shipping International menawarkan solusi logistik laut untuk bahan kimia dan LPG. Kami mengelola lebih dari 10 kapal dengan kapasitas hingga 106.650 DWT. Angka ini dapat bertambah di masa depan seiring dengan akuisisi yang terus berjalan. 

Selain logistik laut, kami juga menawarkan logistik darat melalui Chandra Cold Chain dan SCG Barito Logistics dengan 155 armada truk dari berbagai jenis. Kami juga mengelola gudang di area Jawa dan Cilegon. 

Jadi, apabila perusahaan Anda sedang mencari penyedia layanan logistik bahan kimia industri dan LPG, serahkan pada Chandra Asri Group, #YourGrowthPartner!

Baca juga: Alat Transportasi Laut: Definisi, Jenis, dan Kegunaannya!