Logo Chandra Asri
pressure vessel

27-03-2026

Memahami Pressure Vessel dan Kegunaannya dalam Industri

Bahan kimia merupakan produk yang memerlukan penanganan khusus agar proses distribusi dan penyimpanannya dapat berlangsung dengan aman. Salah satu alat yang bisa menjaga kondisi bahan petrokimia cair dan gas tetap optimal adalah pressure vessel

Pressure vessel adalah alat yang terbuat dari material kuat untuk mengelola bahan kimia di bawah tekanan tinggi. Untuk mengetahui fungsi dan jenisnya, simak artikel ini hingga akhir. 

Apa Itu Pressure Vessel?

Apa Itu Pressure Vessel

Pressure vessel adalah wadah kuat dan antibocor yang berfungsi untuk menyimpan gas atau cairan kimia. Bentuk wadah ini bulat atau tabung dengan ukuran yang beragam, tergantung kebutuhan. Namun, bentuk paling umum dari pressure vessel adalah tabung panjang dengan dua bagian penutup di ujungnya. 

Bejana berbentuk bulat cocok untuk menyimpan cairan bertekanan tinggi karena tidak mudah pecah. Hal ini disebabkan oleh persebaran tekanan yang merata di seluruh dinding vessel

Sementara itu, bejana tabung adalah jenis yang paling populer karena cukup fleksibel untuk berbagai tujuan. Meski begitu, vessel tabung tidak sekuat vessel bulat sehingga perlu didesain dengan dinding yang lebih tebal. 

Pressure vessel beroperasi pada tekanan yang berbeda dari tekanan udara di sekitarnya, baik lebih tinggi maupun lebih rendah. Oleh karena itu, setiap wadah harus dibangun sesuai dengan standar keamanan yang berlaku dan dipastikan dapat menahan tekanan ekstrem. 

Beberapa standar yang diberlakukan untuk pressure vessel adalah ASME Boiler and Pressure Vessel Code (BPVC), Pressure Equipment Directive (PED), API 650, API 620, ISO 9001, dan ISO 3834. 

Contoh pressure vessels adalah reaktor kimia, tangki propana, boiler, tangki udara terkompresi, dan penukar panas. Biasanya, pressure vessel terbuat dari baja karbon, titanium, stainless steel, komposit, atau aluminium. 

Lantas, bagaimana pressure vessel bekerja? Bejana ini dirancang untuk bisa mencapai tekanan yang dibutuhkan. Pressure vessel dapat memberikan tekanan secara langsung melalui katup dan release gauges maupun secara tidak langsung melalui perpindahan panas. 

Bejana ini dapat menahan tekanan antara 15 psi dan 150.000 psi. Suhu dalam bejana ini juga dapat sangat tinggi hingga 400 derajat Celsius. Biasanya, bejana bertekanan ini dapat menampung cairan atau gas mulai dari 75 liter hingga ribuan liter. 

Baca juga: Apa Itu Refinery dan Mengapa Penting untuk Industri Migas?

Fungsi Pressure Vessel dalam Sektor Industri

Pressure vessel adalah wadah yang digunakan secara luas di sektor industri, khususnya industri minyak dan gas. Adapun fungsi pressure vessel adalah sebagai berikut:

  • Mengangkut cairan atau gas dengan aman.
  • Menyimpan bahan kimia, seperti bahan bakar atau LPG, pada tekanan tertentu. 
  • Sebagai reaktor kimia untuk melangsungkan reaksi bertekanan dan bersuhu tinggi. 
  • Memanaskan atau mendinginkan bahan selama proses produksi (penukar panas). 
  • Mengelola bahan bakar dengan aman pada proses penyimpanan gas dan pemurnian minyak. 

Jenis-Jenis Pressure Vessel

Jenis-Jenis Pressure Vessel

Pressure vessel terbagi menjadi beberapa jenis menurut kegunaan dan karakteristiknya, seperti:

1. Autoklaf

Autoklaf adalah bejana besar bersuhu dan bertekanan tinggi yang umumnya berbentuk bulat atau tabung. Bejana ini didesain untuk menyimpan dan mensterilkan bahan. 

2. Tangki Proses

Tangki ini dirancang untuk bisa menampung cairan yang akan digunakan untuk proses terintegrasi pada fasilitas petrokimia, pabrik gas, kilang minyak, dan fasilitas lainnya. 

3. Vessel Bertekanan Tinggi

Bejana ini memiliki daya tahan yang paling baik di pasaran karena bisa bekerja pada beban yang paling berat. Wadah ini juga tahan terhadap tekanan, suhu, dan korosi. Biasanya, vessel bertekanan tinggi terbuat dari stainless steel dan digunakan sebagai reaktor kimia dan pengaduk berkecepatan tinggi. 

4. Penukar Panas

Penukar panas adalah alat yang mentransfer panas dari satu media ke media lain. Penukar panas sering digunakan pada fasilitas industri petrokimia, farmasi, tekstil, maritim, dan pembangkit listrik

5. Tangki Ekspansi

Tangki ini didesain untuk menyesuaikan dengan perubahan jumlah air panas pada sistem pemanas dan perubahan aliran air. Fungsi tangki ini adalah untuk menjaga tekanan statis dari pompa pada sistem air panas sanitasi. 

6. Tangki Tekanan Air

Tangki ini menghasilkan tekanan air dengan menggunakan udara bertekanan untuk menekan air. Tekanan udara ini memaksa air untuk keluar dari tangki melalui pipa. Contoh penggunaan tangki tekanan air adalah pada sumur rumah tangga. 

7. Boiler

Boiler adalah pressure vessel tertutup yang digunakan untuk memanaskan cairan yang kemudian digunakan untuk sanitasi, pemanas, dan produksi listrik. 

8. Pressured Vessel Berdinding Tipis

Bejana ini memiliki dinding yang lebih tipis daripada kebanyakan pressured vessel. Alhasil, tekanan ruang dalamnya lebih besar dibandingkan dengan tekanan di luar bejana. 

9. Tangki Vakum

Tangki ini menggunakan vakum untuk memurnikan, mencegah kontaminasi, dan menghilangkan kadar air dari bahan yang disimpan. Umumnya, tangki vakum berada pada sistem penyaring dan pompa udara. 

Baca juga: Mengenal Reservoir Minyak Bumi dalam Industri Migas

Kegunaan Pressure Vessel

Di sektor industri, pressure vessel sering digunakan pada industri minyak dan gas, energi, dan kimia. Berikut adalah penjelasan selengkapnya:

1. Industri Kimia

Pada industri kimiapressure vessel digunakan untuk melangsungkan reaksi kimia. Sejumlah produk dicampur sehingga bisa menghasilkan produk baru atau memiliki karakteristik tertentu. 

2. Industri Energi

Industri energi seperti pembangkit listrik menggunakan pressure vessel untuk menyimpan gas berbahaya. Selain itu, pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) menggunakan Reactor Pressure Vessel (RPV) untuk menahan tekanan dan suhu tinggi serta iradiasi neutron.

3. Industri Minyak dan Gas

Pressure vessel adalah tempat terjadinya proses fisika dan kimia bertekanan dan bersuhu tinggi. Bejana ini membutuhkan komponen lain agar bisa berfungsi optimal, seperti bagian dalam dan nampan distilasi.

Solusi Bahan Kimia Industri Andal di Asia Tenggara

Pressure vessel tank adalah komponen penting dalam industri petrokimia karena berfungsi untuk menyimpan bahan kimia secara aman dan melangsungkan reaksi kimia untuk membuat produk baru. 

Selain memastikan keandalan alat-alat pemrosesan produk kimia, Anda juga perlu memastikan bahwa bahan baku kimia yang digunakan berkualitas tinggi. 

Terkait ini, Anda bisa mengandalkan Chandra Asri Group dan Aster. Sebagai perusahaan solusi kimia terdepan di Asia Tenggara, kami menyediakan etilena, polipropilena, LLDPE, HDPE, soda api, dan lain sebagainya. 

Tidak hanya itu, anak usaha kami yang berbasis di Singapura, yaitu Aster, juga menyediakan bahan baku kimia berkualitas untuk kebutuhan industri, seperti stirena, propilena, butadiena, dan masih banyak lagi. 

Jadi, jangan ragu untuk memercayakan kebutuhan bahan baku kimia industri untuk proses manufaktur perusahaan Anda kepada kami, #YourGrowthPartner!

Baca juga: Fraksi Minyak Bumi & Urutannya dari Paling Ringan ke Berat