
23-06-2026
Plastik adalah bahan sintetis yang sangat berperan dalam kehidupan kita karena dimanfaatkan untuk beragam kebutuhan, salah satunya untuk mengemas makanan.
Namun, ternyata, tidak semua plastik dapat digunakan untuk membuat kemasan makanan. Terkait hal ini, plastik food grade-lah yang digunakan sebagai bahan baku karena dinilai aman bersentuhan dengan makanan. Lantas, apa saja jenis plastik yang termasuk food grade? Berikut penjelasan selengkapnya!
Plastik food grade adalah jenis plastik yang didesain agar aman saat berkontak langsung dengan makanan atau minuman. Plastik ini diproduksi secara khusus untuk memenuhi standar kemurnian tertentu, misalnya tidak menggunakan pewarna atau zat yang berbahaya bagi kesehatan.
Perlu diketahui bahwa kondisi makanan tertentu, misalnya terlalu asam atau mengandung terlalu banyak alkohol, dapat melarutkan zat aditif pada plastik apabila bersentuhan langsung dengan plastik yang tidak food grade.
Akibatnya, makanan akan bercampur dengan zat aditif tersebut dan berisiko membahayakan kesehatan. Itulah mengapa plastik makanan food grade diproduksi dengan kemurnian tertentu untuk mencegah hal ini terjadi.
Kemudian, pertanyaan yang mungkin muncul di benak Anda jika berbicara tentang kemasan makanan adalah apakah plastik food grade bisa mengandung bahan daur ulang? Jawabannya adalah bisa, asalkan diolah mengikuti standar dan panduan food grade yang berlaku.
Dalam hal ini, produk food grade berbahan plastik daur ulang harus mengikuti peraturan BPOM serta pedoman yang diluncurkan, misalnya Pedoman dan Kriteria Plastik PET Daur Ulang yang Aman untuk Kemasan Pangan.
Lantas, bagaimana cara membedakan plastik food grade dengan yang tidak food grade? Ciri-ciri kemasan berbahan plastik food grade adalah sebagai berikut:
Baca juga: Laporan Tahunan Chandra Asri Group Terbaru
Plastik food grade sering digunakan di industri makanan, minuman, produk rumah tangga, farmasi, dan medis. Plastik ini dipilih bukan sekadar karena aman bersentuhan dengan makanan. Berikut adalah beberapa alasan pentingnya memilih plastik food grade sesuai kebutuhan:
Plastik food grade telah melalui berbagai uji kelayakan, keamanan, dan sertifikasi sebelum akhirnya dimanfaatkan oleh masyarakat. Di Indonesia, plastik ini harus mengikuti Standar Nasional Indonesia (SNI) dan regulasi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Plastik yang tidak food grade berpotensi mengandung zat-zat yang bisa membahayakan tubuh, seperti bisphenol A (BPA) dan logam berat. Zat-zat ini bisa berpindah ke makanan jika berkontak langsung dan berisiko mengganggu kesehatan jika dikonsumsi dalam jangka panjang.
Plastik food grade biasanya sudah dirancang agar bisa tahan terhadap suhu tinggi, minyak, dan bahan-bahan yang bisa menimbulkan reaksi kimia (misalnya asam).
Itulah mengapa kemasan berbahan plastik food grade biasanya bisa berkontak dengan makanan panas, dimasukkan ke dalam microwave, dan menyimpan makanan dalam waktu yang lama tanpa mengubah rasa makanan.
Baca juga: Mengenal Polyethylene, Bahan Baku Plastik yang Fleksibel
Terdapat berbagai macam plastik food grade yang umum digunakan di industri manufaktur. Setiap plastik juga memiliki kode tersendiri. Berikut penjelasannya:

Plastik PET adalah jenis plastik yang biasanya digunakan untuk membuat botol air minum, wadah selai, botol saus, dan makanan lainnya. Kode plastik food grade ini adalah “1”.
Karakteristik plastik PET adalah kuat, stabil, dan tahan terhadap keausan. Namun, plastik PET hanya bisa digunakan satu kali.
Jika digunakan lebih dari itu, lapisan polimernya dikhawatirkan meleleh, apalagi jika sudah mengalami deformasi. Plastik ini juga tidak tahan panas dan tidak bisa terkena sinar matahari langsung.

HDPE juga umum digunakan sebagai botol susu, wadah es krim, dan botol jus. Plastik ini memiliki kode “2” dengan karakteristik seperti tahan terhadap suhu tinggi, kuat, dan keras.
Plastik ini juga cukup tahan terhadap bahan kimia dan bisa mencegah reaksi kimia antara bahan makanan dan kemasan. Bahkan, HDPE juga tahan terhadap korosi, lumut, dan jamur.
Terkait plastik HDPE, Chandra Asri Group, sebagai perusahaan solusi kimia terdepan di Asia Tenggara, menyediakan bahan HDPE berkualitas yang bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan, seperti kantung plastik, kemasan, monofilamen, kontainer penyimpanan, dan lain-lain.

Plastik LDPE umumnya digunakan untuk membuat plastik roti, wadah makanan, dan kantung belanja. Karakteristik plastik ini adalah tembus cahaya, antiair, fleksibel, dan kuat. Kode plastik LDPE adalah angka “4” di dalam segitiga daur ulang.

Plastik PP memiliki kode “5” di dalam segitiga daur ulang. Biasanya, plastik ini digunakan untuk membuat piring, sendok, sedotan, dan wadah makanan. PP memiliki kestabilan kimia yang tinggi dan cukup tahan panas.
Bahan plastik ini juga bisa digunakan berulang kali sehingga cocok untuk produk-produk yang perlu pemakaian berulang, seperti kotak bekal dan piring.
Berkaitan dengan plastik PP, Chandra Asri Group juga menyediakan bahan polipropilena berkualitas tinggi yang dipasarkan dengan merek dagang “Trilene®”. Bahan PP kami telah melalui pemantauan quality assurance dan quality check sebelum dikemas dalam karung berkapasitas 25 kg.
Karung yang kami gunakan untuk mengemas produk-produk bahan kimia diproduksi oleh Pabrik Bag Film Roll (BFR) Chandra Asri Group. Karung ini terbuat dari polietilena dan dibentuk menjadi Heavy Duty Sacks (karung yang sangat tangguh untuk mengemas produk khusus) .
Demikian informasi tentang plastik food grade yang bisa Anda pelajari. Menggunakan plastik food grade sangatlah penting untuk menghindari risiko kesehatan akibat mengonsumsi makanan yang terpapar zat berbahaya serta untuk menjaga kesegaran makanan.
Plastik food grade memang didesain aman untuk berkontak langsung dengan makanan dan minuman. Jadi, Anda harus lebih cermat dalam membeli dan menggunakan produk plastik untuk menyimpan minuman atau makanan.
Nah, berkaitan dengan bahan baku plastik, Chandra Asri Group, sebagai #YourGrowthPartner, menyediakan berbagai pilihan bahan, mulai dari etilena, polietilena, hingga polipropilena.
Tidak hanya itu, anak usaha Chandra Asri Group yang berbasis di Singapura, yaitu Aster, juga menyediakan berbagai macam bahan kimia industri, seperti butadiena, etoksilat, etilena, dan masih banyak lagi.
Percayakan kebutuhan bahan kimia manufaktur dan bahan baku plastik perusahaan Anda pada Chandra Asri Group dan Aster!
Baca juga: Pemanfaatan Aspal Plastik di Indonesia, Ini Keunggulannya
.png&w=3840&q=75)
.png&w=3840&q=75)