.png&w=3840&q=75)

.png&w=3840&q=75)
24-01-2026
Paraxylene adalah adalah salah satu senyawa hidrokarbon aromatik penting dalam proses industri, khususnya pembuatan plastik. Zat ini menjadi bahan baku atau zat perantara berbagai macam bahan kimia, seperti polyester dan PET.
Artikel ini membahas paraxylene dan perannya pada berbagai industri. Jadi, simak penjelasan selengkapnya berikut ini!

Paraxylene adalah zat pembangun untuk memproduksi dimethyl terephthalate (DMT), purified terephthalic acid (PTA), dan terephthalic acid (TPA). Ketiga senyawa kimia ini menjadi bahan baku pembuatan plastik PET yang salah satunya digunakan untuk memproduksi botol plastik.
Karena paraxylene (C8H10) adalah bahan baku manufaktur, Anda mungkin tidak secara langsung menemukannya pada barang-barang yang digunakan sehari-hari. Namun, jika Anda bekerja di industri kimia, Anda akan berkutat dengan zat yang termasuk hidrokarbon aromatik monosiklik ini.
Selain untuk membuat botol plastik PET, paraxylene juga digunakan untuk membuat wadah makanan, serat polyester, dan kain industri. Menariknya, zat ini ringan, terjangkau, dan mudah didaur ulang sehingga menjadi salah satu tonggak manufaktur dunia.
Paraxylene memiliki sejumlah karakteristik, yaitu memiliki titik didih 138,35 derajat Celsius, titik leleh -13 derajat Celsius, tidak berwarna, memiliki bobot formula 106,2 g/mol, dapat mengambang di atas air (karena tidak mudah larut), cukup mudah menguap, dan sangat mudah terbakar.
Paraxylene, atau para-di-methyl benzene, termasuk salah satu dari isomer xylene dengan struktur yang simetris sehingga bisa disintesis untuk skala besar. Struktur molekulnya yang sederhana juga membuatnya mudah diaplikasikan untuk membuat produk-produk industri dan rumah tangga.
Ketika paraxylene tumpah ke tanah, sebagian zatnya akan menguap, tetapi sebagian besar lainnya akan meresap ke dalam tanah dan mengeras atau tercampur dengan air tanah. Saat bercampur dengan air tanah, paraxylene akan membuat lapisan tipis di permukaannya karena tidak mudah larut dalam air.
Baca juga: Apa Itu Propylene? Ini Kegunaan dan Informasi Keamanannya

Paraxylene digunakan untuk bahan dasar berbagai produk industri. Adapun kegunaan paraxylene adalah sebagai berikut:
Paraxylene kerap digunakan untuk membuat purified terephthalic acid (PTA) yang merupakan bahan baku serat polyester. Serat ini dapat ditemukan pada pakaian dan furnish rumah.
Serat polyester dari bahan PTA akan dipintal hingga menjadi kain untuk proses tekstil lanjutan, misalnya menjadi pakaian atau kain industri.
Kain polyester biasanya tidak mudah kusut, mudah diwarnai, dapat mempertahankan warna, dan tidak mudah lembap. Kain ini pun cukup terjangkau, tetapi kualitasnya tetap baik dan kuat.
Selain pakaian, polyester juga digunakan untuk memproduksi karpet dan upholstery (kain pelapis sofa). Hal ini dikarenakan polyester tidak mudah menyerap noda serta warnanya tidak mudah luntur sehingga lebih tahan lama.
Paraxylene adalah bahan baku pembuatan dimethyl terephthalate (DMT), purified terephthalic acid (PTA), dan terephthalic acid (TPA) yang merupakan bahan baku plastik polyethylene terephthalate (PET).
PET umumnya dimanfaatkan untuk membuat botol plastik untuk minuman, seperti Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) dan minuman bersoda. Keunggulan PET adalah kuat, ringan, dan tidak mudah pecah saat terjatuh.
Selain itu, botol minuman bersoda biasanya terbuat dari PET karena bahan ini memiliki sifat penghalang karbon dioksida yang kuat. Alhasil, gelembung soda tetap terjaga.
Paraxylene juga dimanfaatkan oleh industri otomotif untuk membuat komponen kendaraan, khususnya yang sering terpapar sinar matahari dan fluktuasi suhu. Komponen yang terbuat dari paraxylene lebih kuat dan tahan terhadap beberapa faktor lingkungan.
Selain untuk botol plastik, PET dari proses pengolahan paraxylene juga sering digunakan untuk kemasan makanan, minuman, obat, produk kosmetik, dan produk kebersihan.
Hal ini dikarenakan plastik PET kuat serta tahan terhadap oksigen, karbon dioksida, dan kelembapan. Lebih lanjut, PET juga mudah didaur ulang sehingga lebih ramah lingkungan.
Peran paraxylene pada pelarut mungkin tidak semasif hidrokarbon aromatik lainnya seperti benzena. Namun, paraxylene bisa dicampurkan ke pelarut industri untuk melarutkan pewarna dan resin berkat rendahnya reaktivitas dan tingkat evaporasinya.
Baca juga: Mengenal Polyethylene, Bahan Baku Plastik yang Fleksibel
Paraxylene adalah salah satu hidrokarbon aromatik yang memiliki peran yang cukup krusial di industri, khususnya pada pembuatan plastik.
Terkait bahan baku pembuatan plastik, Chandra Asri Group sebagai #YourGrowthPartner dan Aster memiliki solusi terbaik!
Chandra Asri Group sebagai perusahaan solusi kimia terkemuka di Asia Tenggara menyediakan olefin, polyolefin, stirena monomer, butadiena, B1MTBE, klor alkali, dan ethylene dichloride untuk kebutuhan manufaktur perusahaan Anda.
Lebih lanjut, Aster sebagai anak perusahaan Chandra Asri Group yang berbasis di Singapura turut menyediakan butadiena, di-ethylene glycol, di-propylene glycol, ethoxylates, ethylene, HDPE, ethylene oxide dengan kemurnian tinggi, mono-ethylene glycol, polyether polyol, propylene, propylene glycol (industrial grade dan USP food grade), propylene oxide, raffinate-1, dan stirena untuk proses industri.
Jadi, serahkan kebutuhan bahan kimia industri Anda pada Chandra Asri Group dan Aster!
Baca juga: Plastik Terbuat Dari Apa? Ini Bahan Dasar & Proses Buatnya
.png&w=3840&q=75)
.png&w=3840&q=75)