
27-04-2026
Dermaga adalah bagian pelabuhan yang berfungsi sebagai tempat bersandarnya kapal atau perahu. Dermaga memiliki sejumlah struktur fungsional, seperti decking, tiang pancang, dan masih banyak lagi. Ingin tahu apa saja struktur dermaga? Baca artikel ini hingga akhir!
Dermaga adalah struktur bangunan yang menghubungkan pelabuhan dan daratan serta dibangun di atas laut. Di sinilah perahu atau kapal bersandar. Dalam konteks logistik laut, dermaga juga menjadi tempat membongkar dan memuat barang.
Lalu, dermaga juga digunakan untuk menurunkan dan menaikkan penumpang kapal. Ukuran dermaga tergantung pada besarnya kapal yang berlabuh.
Secara umum, struktur dermaga terdiri dari bagian atas dan bagian bawah. Bagian atas terdiri dari platform, sementara bagian bawah terdiri dari tiang pancang. Adapun penjelasan selengkapnya tentang struktur dermaga kapal atau perahu adalah sebagai berikut:
Decking adalah bagian permukaan dermaga yang biasanya dilalui oleh orang-orang. Untuk dermaga biasa, decking dapat terbuat dari kayu atau plastik kukuh. Namun, untuk pelabuhan, dermaga bisa terbuat dari susunan beton kuat.
Decking harus terbuat dari material yang kuat, tahan korosi, tahan banting, dan antiselip. Karakteristik ini penting karena decking atau dock platform sering terpapar air laut dan cuaca yang terus berganti setiap waktu.

Fender adalah struktur yang melindungi dari tabrakan ketika kapal berlabuh. Fender biasanya terbuat dari karet atau kayu. Namun, saat ini fender juga dilengkapi dengan teknologi suspensi atau antitabrakan yang menyerap energi kinetik dari tabrakan kapal. Struktur ini dipasang di sisi dermaga dan dapat menahan gaya horizontal ketika kapal menabrak dermaga.
Tiang pancang adalah salah satu elemen fondasi dermaga yang ditanamkan ke dasar laut untuk menopang decking. Tiang pancang dapat berbentuk tabung, persegi panjang, atau segitiga. Fungsi tiang pancang adalah menjaga stabilitas dermaga.
Tiang pancang dapat terbuat dari beton, baja, atau kayu, tergantung pada beban yang ditopang serta kondisi lingkungan dermaga. Tiang ini juga berfungsi untuk menahan ombak dan aliran air yang dapat mengganggu proses logistik laut atau bahkan membahayakan orang-orang yang berlalu-lalang di atas dermaga.

Sistem tambatan melindungi kapal yang berlabuh di dermaga. Sistem tambatan yang efektif meningkatkan keselamatan dan efisiensi operasional dengan memastikan kapal dan dermaga tetap stabil.
Terdapat dua jenis tambatan, yaitu bollard dan penambat pelampung. Bollard adalah tambatan yang terpasang secara permanen di pinggir dermaga. Jadi, kapal tidak terlalu terguncang oleh gelombang laut atau embusan angin.
Baca juga: 7 Fungsi Pelabuhan untuk Perdagangan dan Perekonomian

Jembatan dan tanjakan membantu orang-orang mencapai dermaga dari daratan dengan aman. Secara umum, jembatan ini menghubungkan dermaga dengan bibir pantai.
Dolphin adalah struktur dermaga yang menjorok ke laut. Bagian ini biasanya digunakan untuk mengikat perahu ketika bersandar sehingga tidak bergerak meskipun terhempas ombak.

Untuk membangun struktur dermaga yang kukuh, Anda perlu merencanakannya dengan matang. Berikut adalah beberapa tahapan membangun dermaga yang bisa dipelajari:
Hal pertama yang perlu dilakukan sebelum membuat rancangan struktur dermaga adalah survei lapangan. Di sini, Anda perlu mempelajari karakteristik fisik dari wilayah yang akan dibangun dermaga, termasuk komposisi tanah dan kapasitas menahan beban.
Tidak hanya itu, Anda juga perlu menilai kondisi lingkungan sekitar. Jangan sampai proyek dermaga Anda malah berpotensi merusak ekosistem. Lalu, pelajari juga kualitas air dan pola cuaca di area target untuk mengurangi disrupsi ekologi.
Selanjutnya, cek kembali peraturan daerah yang berlaku. Pastikan dermaga Anda mengantongi izin dari pihak berwenang dan tidak menyalahi peraturan yang ada. Hal ini penting untuk mengurangi risiko sengketa dan keterlambatan akibat mengurus dokumen di tengah proyek.
Proyek dermaga harus didiskusikan dengan tokoh setempat, komunitas lingkungan, dan pemerintah daerah untuk mendapatkan perspektif beragam terkait pembangunan dermaga. Diskusi ini juga meningkatkan kolaborasi antarpihak dan mencegah perselisihan di masa depan.
Bagian ini adalah salah satu perencanaan yang penting karena Anda akan membuat desain struktur dermaga yang diharapkan bisa berfungsi untuk waktu yang lama dan berdaya tahan tinggi.
Untuk mencapainya, Anda harus mengevaluasi beban yang akan ditopang, gaya konstan yang dikeluarkan oleh badan dermaga itu sendiri, dan faktor-faktor lainnya. Kemudian, struktur dermaga harus cukup kuat untuk menahan dampak gelombang laut, dorongan arus yang berkelanjutan, dan kekuatan pasang surut air laut.
Lebih lanjut, tentukan material dan jenis tiang pancang yang akan digunakan. Hal ini perlu disesuaikan dengan kondisi bibir pantai, kontur dasar laut, arus air laut, dan pola cuaca.
Baca juga: Mengenal Pelabuhan Kontainer, Fungsinya, dan Biayanya
Ketika desain sudah siap dan anggaran sudah disahkan, Anda bisa menerjunkan alat berat untuk memulai konstruksi dermaga. Pastikan proses konstruksi tidak membahayakan warga sekitar dan tidak mencemari lingkungan. Gunakan teknologi, seperti peredam getaran, agar proses pembangunan berjalan dengan aman.
Dermaga dan pelabuhan adalah elemen penting dalam proses perdagangan maritim. Struktur dermaga yang kukuh dapat mengakomodasi perpindahan barang dan penumpang.
Jika perusahaan Anda membutuhkan solusi pelabuhan dan penyimpanan khusus bahan kimia, Chandra Asri Group dapat Anda andalkan!
Sebagai perusahaan solusi infrastruktur, energi, dan kimia, Chandra Asri Group menyediakan layanan dermaga dan tangki untuk bahan kimia melalui anak perusahaannya, Redeco Petrolin Utama (RPU).
RPU menyediakan dua dermaga, 72 tangki berkapasitas 130.000 kiloliter, stasiun pengisian bahan bakar terpusat, customer order service system, dan sistem keselamatan berstandar internasional.
Jadi, jangan ragu untuk memercayakan kebutuhan logistik bahan kimia perusahaan Anda pada Chandra Asri Group dan Redeco Petrolin Utama, #YourGrowthPartner!
Baca juga: Alat Transportasi Laut: Definisi, Jenis, dan Kegunaannya!