Logo Chandra Asri
daerah penghasil minyak bumi

31-01-2026

Daftar Daerah Penghasil Minyak Bumi di Indonesia dan Dunia

Minyak bumi merupakan salah satu komoditas yang memiliki pasar yang besar. Bagaimana tidak? Banyak hasil olahan minyak bumi yang dimanfaatkan oleh umat manusia, seperti bahan bakar, aspal, hingga produk-produk rumah tangga. 

Lantas, mana saja daerah penghasil minyak bumi di dunia dan Indonesia? Artikel ini membahas daftar daerah penghasil minyak bumi dan potensinya. Jadi, simak artikel ini hingga akhir!

Daerah-Daerah Penghasil Minyak Bumi di Indonesia

Daerah Penghasil Minyak Bumi di Indonesia

Indonesia sudah terkenal dengan kekayaan alamnya yang melimpah, salah satunya minyak bumi. Bahkan, Indonesia memiliki banyak daerah penghasil minyak bumi yang potensinya cukup besar untuk keperluan industri. 

Badan Pusat Statistik mencatat bahwa Indonesia berhasil memproduksi 223.532,5 barel minyak bumi pada tahun 2022. Lebih lanjut, International Energy Agency (IEA) menunjukkan bahwa negara kita memproduksi 1.312.331 terajoule minyak bumi pada tahun 2023. 

Secara regional Asia Pasifik, Indonesia menduduki peringkat ketiga setelah Tiongkok dan India. Secara global, Indonesia berada pada peringkat ke-26 setelah Azerbaijan yang memproduksi 1.335.798 terajoule minyak bumi di tahun 2023. 

Lalu, apa saja daerah penghasil minyak bumi di Indonesia? Berikut informasi selengkapnya:

1. Cilacap, Jawa Tengah

Kilang minyak di Cilacap, yang disebut sebagai Refinery Unit IV Cilacap, berkapasitas hingga 348.000 barel minyak per hari sehingga menjadi salah satu kilang minyak terbesar di Asia Tenggara. Kilang minyak ini pertama kali dibangun pada tahun 1974 dengan kapasitas 100.000 barel minyak per hari. 

2. Riau, Provinsi Riau

Riau memiliki blok-blok tambang minyak bumi di Kepulauan Natuna. Salah satu kota di Riau yang menjadi daerah penghasil minyak bumi adalah Kota Dumai. 

Kota ini memiliki sejumlah kilang minyak, salah satunya Kilang Putri Tujuh. Kilang ini memproduksi setidaknya 127.000 barel minyak per hari. Kilang minyak ini pertama kali dibangun pada tahun 1971 dan sudah mendistribusikan minyak bumi ke seluruh Indonesia. 

3. Sumatera Selatan

Beberapa wilayah di Sumatera Selatan juga menjadi pusat kilang minyak strategis. Beberapa di antaranya tersebar di Muara Enim, Plaju, dan Sungai Gerong. Kilang minyak di Plaju menjadi salah satu kilang minyak yang paling tua di Indonesia karena dibangun pada tahun 1904. Kilang minyak Plaju memproduksi sekitar 127.300 barel minyak per hari. 

4. Cepu, Jawa Tengah

Salah satu kilang minyak yang paling terkenal di Jawa Tengah adalah Kilang Minyak Cepu yang wilayah kerjanya meliputi Kabupaten Blora, Kabupaten Tuban, dan Kabupaten Bojonegoro. Kilang minyak ini mampu memproduksi sekitar 220.000 barel minyak bumi per hari. 

5. Balikpapan, Kalimantan Timur 

Refinery Unit V Balikpapan, Kalimantan Timur, berkapasitas sekitar 260.000 barel minyak bumi per harinya. Kilang minyak ini telah beroperasi sejak 1922 dan menjadi salah satu tonggak pasokan BBM di Indonesia. 

6. Papua Barat

Papua Barat ternyata juga menyimpan potensi minyak bumi. Di sini, berdiri Kilang Minyak Kasim yang berkapasitas sekitar 10.000 barel minyak bumi per hari. Kilang minyak ini dioperasikan untuk mengolah minyak mentah dari kawasan Salawati dan Walio. 

7. Balongan, Jawa Barat

Di Jawa Barat, terdapat Kilang Minyak Balongan yang terletak di Indramayu. Kilang minyak ini memiliki kapasitas produksi sekitar 123.000 barel minyak per hari. Kilang Minyak Balongan umumnya mengolah minyak bumi menjadi bahan bakar, minyak tanah, dan LPG. 

Baca juga: Mengenal Reservoir Minyak Bumi dalam Industri Migas

Negara-Negara Penghasil Minyak Bumi

Negara Penghasil Minyak Bumi

Tidak hanya Indonesia, negara-negara lainnya di dunia turut menjadi daerah penghasil minyak bumi. U.S Energy Information Administration mencatat bahwa Amerika Serikat menduduki peringkat pertama produsen minyak bumi dunia di tahun 2023, yaitu sekitar 21,91 juta barel per hari atau berkontribusi 22% dari total produksi minyak bumi dunia. 

Adapun daftar negara-negara penghasil minyak bumi dunia adalah sebagai berikut:

1. Venezuela

Venezuela memiliki cadangan minyak terbesar di dunia, yaitu sekitar 303 miliar barel. Bahkan, negara ini mengontrol 18% cadangan minyak dunia. Cadangan minyak ini 80%-nya diekspor ke Tiongkok. 

2. Arab Saudi

Arab Saudi menghasilkan setidaknya 267.200 juta barel per hari di tahun 2024, membuatnya berada di peringkat kedua daerah penghasil minyak bumi dunia. Berkat kapasitas produksi tersebut, negara ini berkontribusi 191,1 miliar dollar ekspor dunia. 

Sebanyak 50% dari Pendapatan Domestik Bruto (PDB) negara ini disokong oleh industri minyak bumi, dan 70%-nya berasal dari ekspor komoditas. 

3. Iran

Iran berada di posisi ketiga dengan kapasitas produksi hingga 209 miliar barel per hari. Namun, karena negara ini mendapatkan sanksi Western (pembatasan akses teknologi dan penjualan minyak bumi), Iran hanya dapat memproduksi 2,5–3,8 juta barel per hari. 

4. Kanada

Kanada menjadi negara non-OPEC yang menduduki peringkat keempat dengan cadangan minyak sebesar 163 miliar barel. Sebagian besar cadangan minyak negara ini berasal dari pasir minyak (bitumen) yang lebih kompleks untuk diekstraksi karena membutuhkan investasi modal awal yang besar serta sistem ekstraksi berbantuan uap. 

Minyak mentah yang diimpor oleh Amerika Serikat 60%-nya berasal dari Kanada, dan sisanya berasal dari Meksiko, Arab Saudi, dan negara lainnya. 

5. Iraq

Iraq setidaknya memiliki 145 miliar barel cadangan minyak. Namun, karena adanya perang dan sanksi, pengembangan tambang minyak bumi di negara ini kurang optimal. Minyak bumi di negara ini menyumbang 90% pemasukan negara, dengan ekspor ke negara-negara seperti Tiongkok, Asia, dan India. 

6. Uni Emirat Arab (UEA)

UEA memproduksi 113 miliar barel minyak bumi dengan nilai ekspor sebesar 87,6 miliar dollar. Negara ini dapat mendistribusikan minyak bumi secara global berkat lokasinya yang berada di Selat Hormuz dan keterbukaannya pada perusahaan minyak internasional. 

Baca juga: Apa Itu Refinery dan Mengapa Penting untuk Industri Migas?

Pionir Pengolahan Minyak Bumi Terkemuka di Asia Tenggara

Pasokan minyak bumi di Indonesia sangatlah melimpah. Itulah mengapa industri petrokimia dan kimia menjadi salah satu tonggak perekonomian nasional. Minyak bumi yang dihasilkan dari kegiatan penambangan kemudian diolah, salah satunya menggunakan naphtha cracker

Sebagai perusahaan solusi kimia terdepan di Asia Tenggara, Chandra Asri Group menjadi pionir dalam pengoperasian naphtha cracker di Indonesia, khususnya untuk memproduksi olefin dan poliolefin. 

Kami memiliki alur produksi terstandar dan tahapan-tahapan sehingga nafta minyak bumi dapat menjadi produk dasar dan produk antara. Alhasil, kami dapat menyediakan bahan kimia industri berkualitas untuk kebutuhan industri. 

Selain itu, anak perusahaan kami yang berbasis di Singapura, yaitu Astermemiliki kilang dengan kapasitas produksi 237.000 barel minyak per hari, ethylene cracker berkapasitas 1,1 juta metrik ton per tahun, dan aset-aset kimia hilir lainnya. 

Jadi, pastikan Anda memercayakan kebutuhan bahan kimia dan hasil olahan minyak bumi pada Chandra Asri Group, #YourGrowthPartner!

Baca juga: Pengertian Drilling dan Prosesnya di Sektor Minyak dan Gas