Logo Chandra Asri
spill containment

30-06-2026

Mengenal Spill Containment dan Mengapa Penting untuk Industri

Oleh Chandra Asri Group Editorial Team

Perusahaan yang bergerak di sektor bahan kimia dan dangerous goods perlu memiliki sistem spill containment yang aman dan bertanggung jawab karena sejumlah bahan kimia dapat mengorosi alat atau membahayakan pekerja. 

Artikel ini membahas sistem spill containment dan mengapa industri harus mempersiapkan sistem ini dengan matang. Untuk mengetahui informasi lebih lanjut, cermati artikel ini hingga akhir. 

Apa Itu Spill Containment?

Apa Itu Spill Containment

Spill containment adalah aktivitas untuk menghentikan tumpahan agar tidak menyebar ke area yang lebih luas. Prinsipnya adalah semakin cepat Anda menangani tumpahan, semakin kecil area yang terdampak. Artinya, tidak perlu waktu lama untuk membersihkannya. 

Sistem spill containment biasanya berisi struktur fisik dan penghalang yang berfungsi sebagai pengontrol aliran material dan penyerap sehingga lebih mudah dibersihkan. 

Namun, jika tumpahan mengandung zat berbahaya dan berpeluang sulit dibersihkan, Anda perlu memiliki secondary containment. Di Amerika Serikat, Environmental Protection Agency (EPA) mengharuskan perusahaan untuk memiliki secondary containment

Jika sistem penanganan pertama gagal menangani tumpahan, maka secondary containment berfungsi menampung tumpahan hingga dapat dibersihkan sepenuhnya. EPA tidak menyebutkan secara spesifik jenis peralatan yang bisa digunakan sebagai secondary containment. Alat apa pun dapat menjadi pengganti sistem pertama yang tidak berjalan mulus sebagai secondary containment, misalnya pallet atau deck

Jika dirasa secondary containment belum cukup, Anda bisa menambahkan tertiary spill containment sebagai lapisan perlindungan terakhir. Sistem tersier umumnya digunakan oleh industri yang menangani bahan berbahaya dalam jumlah besar atau berlokasi di area yang rentan terhadap tumpahan, seperti kilang minyak, pabrik bahan kimia, dan pembangkit listrik. 

Baca juga: 7 Tahapan Proses Pengolahan Air Limbah, Bagaimana Cara Melakukannya? 

Mengapa Spill Containment Penting?

Terdapat beberapa alasan pentingnya spill containment, khususnya bagi bisnis yang berkontak langsung dengan minyak dan zat berbahaya, di antaranya:

  • Menciptakan lingkungan kerja yang aman. Sistem spill containment memberikan proteksi lebih terhadap tumpahan sehingga mengurangi risiko paparan yang dapat berdampak pada keselamatan pekerja dan keamanan alat. 
  • Mencegah pencemaran. Sistem spill containment mengurangi risiko pencemaran lingkungan akibat tumpahan yang tak tertangani dengan baik. 
  • Mematuhi kebijakan yang berlaku. Sejumlah kebijakan yang mengatur tumpahan di antaranya adalah Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Nomor 12 Tahun 2020 tentang Penyimpanan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun serta UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. 
  • Menghemat biaya. Tumpahan yang tidak ditangani dengan baik akan menimbulkan dampak lanjutan yang membuat Anda mengeluarkan biaya lebih banyak. 
  • Melindungi reputasi perusahaan. Pencemaran lingkungan akibat tumpahan tentu dapat memperburuk citra perusahaan di mata masyarakat. 

Jenis Spill Containment Kit

Jenis Spill Containment Kit

Ada beberapa jenis alat yang digunakan untuk menangani tumpahan zat kimia, seperti:

1. Spill Containment Pallet

Spill containment pallet adalah platform yang berfungsi untuk menampung tumpahan dari wadah penyimpanan bahan. Alat ini memiliki kapasitas tertentu dan umumnya terbuat dari plastik atau baja. Spill pallet dapat mencegah tumpahan menyebar dan memudahkan pemindahan drum bahan kimia. 

2. Secondary Containment Tank

Tangki ini berfungsi sebagai proteksi tambahan jika terjadi kebocoran pada tangki utama yang sedang menampung tumpahan. Tangki sekunder dapat digunakan untuk berbagai jenis cairan. 

3. Spill Berm

Spill berm adalah penghalang yang berfungsi untuk mengisolasi area agar tidak terkena tumpahan. Terdapat dua jenis berm yang umum digunakan di industri, yaitu berm portabel dan tetap. 

Berm portabel biasanya digunakan untuk mesin yang memiliki risiko kebocoran, sedangkan berm tetap dipasang secara permanen di area penyimpanan bahan kimia. 

Spill berm memiliki sejumlah keuntungan, seperti fleksibel, mudah digunakan, cocok untuk area berisiko tumpahan yang tinggi, dan tahan terhadap berbagai jenis bahan kimia. 

4. Absorbent Boom dan Pad

Alat ini didesain untuk menyerap bahan kimia dengan cepat. Contoh absorbent adalah oil absorbent untuk menyerap tumpahan minyak dan chemical absorbent untuk bahan kimia. 

5. Spill Blocker dan Drain Cover

Spill blocker dan drain cover berfungsi untuk menutup saluran pembuangan agar tumpahan tidak masuk ke sistem drainase dan mengontaminasi lingkungan. 

Baca juga: Mengenal Sistem Manajemen Lingkungan, Mengapa Penting? 

Mekanisme Spill Containment yang Dilakukan oleh Chandra Asri Group

Chandra Asri Group, sebagai perusahaan solusi kimia, energi, dan infrastruktur serta #YourGrowthPartner, sering berkecimpung dengan bahan baku kimia sehingga memerlukan sistem spill containment yang memadai. 

Kami memiliki prosedur penanganan tumpahan dan program pencegahan khusus, seperti menyimpan barang dengan labeling, memprioritaskan keamanan di lingkungan kerja, menggunakan APD lengkap, dan melakukan perawatan dan pengecekan rutin. 

Dengan mekanisme penanganan limbah dan tumpahan yang bertanggung jawab, kami dapat menyediakan bahan baku kimia dan jasa lainnya dengan aman. 

Demikian informasi tentang chemical and oil spill containment yang bisa dipelajari. Penanganan tumpahan sangatlah penting untuk menjaga keamanan lingkungan kerja dan mencegah pencemaran lingkungan. Oleh karena itu, penting bagi industri untuk menyiapkan spill kit dan memastikan seluruh pekerja memahami kebijakan K3 yang berlaku di perusahaan. 

Baca juga: Tips Pengolahan Sampah Plastik. Aman dan Efektif! 

Bagikan :