
23-06-2026
Deaerator boiler adalah salah satu komponen penting dalam steam boiler berskala besar. Deaerator berfungsi untuk menghilangkan gas terlarut dari air umpan boiler.
Komponen ini juga memiliki peran krusial lainnya serta manfaat operasional di industri. Untuk mempelajari fungsi deaerator boiler, simak informasinya berikut ini.

Deaerator adalah komponen boiler yang bertugas menghilangkan oksigen dan gas-gas lainnya dari air yang akan digunakan untuk menghasilkan uap. Gas ini harus dihilangkan dari air umpan agar tidak menempel pada komponen logam boiler dan menyebabkan karat.
Terdapat dua jenis deaerator boiler yang umum digunakan, yaitu jenis tray dan spray. Deaerator tray memiliki bagian seperti baki untuk menyimpan air boiler.
Sementara itu, jenis spray menyemprotkan air melalui nozzle ke bagian deaerator. Uap akan memanaskan air dan menghilangkan gas terlarut yang terkandung di dalamnya.
Perlu diketahui bahwa gas terlarut, seperti oksigen dan karbon dioksida, dapat mengorosi boiler yang terbuat dari logam sehingga mengurangi efisiensi operasional dan mengharuskan perawatan ekstra.
Korosi ini dapat menyebabkan kebocoran dan kegagalan mesin. Tidak jarang mesin yang berkarat ini akan rusak seiring berjalannya waktu.
Baca juga: Memahami Pressure Vessel dan Kegunaannya dalam Industri

Deaerator boiler bekerja dalam beberapa tahapan, di antaranya:
Deaerator boiler memiliki beberapa fungsi utama, seperti:
Oksigen dan karbon dioksida merupakan kontributor utama korosi pada boiler dan saluran uap. Deaerator menggunakan panas dan pemisahan fisik untuk memisahkan gas dari air umpan sebelum masuk ke dalam boiler.
Karena air umpan sudah tidak mengandung gas, risiko korosi pada boiler dan saluran uap dapat berkurang. Hal ini dapat mengurangi biaya perawatan dan mencegah downtime mendadak akibat kegagalan mesin.
Air umpan yang dipanaskan terlebih dahulu dapat meningkatkan efisiensi pembentukan uap dan mengurangi kerusakan mesin akibat perubahan suhu mendadak (thermal shock).

Selain deaerator boiler jenis spray dan tray, terdapat jenis deaerator boiler lainnya yang didesain khusus sesuai kebutuhan di berbagai industri. Berikut adalah penjelasannya:
Jenis deaerator ini menggabungkan fitur deaerator spray dan tray. Deaerator ini menggunakan “baki” untuk mendistribusikan air secara merata dan nozzle semprot untuk menyalurkan uap penghilang gas.
Deaerator vakum dapat bekerja di bawah tekanan rendah. Cara kerjanya adalah uap dimasukkan ke dalam ruang tertutup. Kemudian, air umpan dipanaskan dan dideaerasi saat menguap pada suhu yang lebih rendah.
Deaerator jenis ini menggunakan komponen mekanis yang berputar untuk meningkatkan proses deaerasi. Tujuannya adalah untuk mengoptimalkan kontak antara air umpan dan uap sehingga gas larut dapat dihilangkan.
Deaerator bertekanan bekerja dalam tekanan tinggi sehingga air tetap cair. Jenis deaerator ini dapat digunakan ketika Anda membutuhkan air umpan dengan suhu yang lebih tinggi atau menghindari flashing (air menguap secara tiba-tiba).
Baca juga: Mengenal Turbin Gas, Cara Kerja, Jenis, dan Keunggulannya
Deaerator boiler memberikan sejumlah manfaat bagi kelangsungan proses operasional, di antaranya:
Deaerator meningkatkan efisiensi pemanasan secara signifikan dengan memastikan air umpan sudah terbebas dari gas terlarut. Durasi pemanasan yang cepat dapat mengoptimalkan penggunaan bahan bakar sehingga lebih hemat biaya.
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, gas terlarut seperti oksigen dan karbon dioksida dapat menyebabkan korosi pada komponen logam.
Pemasangan deaerator boiler dapat dinilai sebagai tindakan pencegahan korosi sehingga masa guna boiler lebih panjang dan terhindari dari kegagalan mesin prematur.
Selain menyebabkan korosi, gas terlarut juga memengaruhi fluktuasi pada tekanan boiler yang bisa mengganggu proses pembentukan uap. Oleh karena itu, deaerator menstabilkan proses ini dengan menghilangkan gas terlarut.
Air umpan yang sudah mengalami deaerasi memiliki kualitas yang lebih baik. Uap berkualitas tinggi sangat penting untuk proses industri yang bergantung pada kontrol suhu dan tekanan yang tepat.
Deaerator juga dapat menjaga kemurnian uap karena mengurangi risiko masuknya kotoran ke dalam air umpan yang bisa mengontaminasi peralatan.
Deaerator merupakan komponen penting dalam sistem boiler yang membantu menjaga kualitas air umpan, mengurangi risiko korosi, dan mendukung efisiensi operasional.
Sebagai perusahaan yang bergerak di sektor kimia, energi, dan infrastruktur terkemuka di Asia Tenggara, Chandra Asri Group memahami pentingnya pengelolaan utilitas industri yang andal untuk mendukung keberlanjutan dan produktivitas operasi.
Dalam menjaga efisiensi proses manufaktur bahan kimia, Chandra Asri Group menggunakan deaerator boiler pada beberapa fasilitas kompleks petrokimianya.
Berkaitan dengan solusi bahan kimia, Chandra Asri Group sebagai #YourGrowthPartner menyediakan produk olefin, polyolefin, stirena monomer, butadiena, B1MTBE, klor alkali, dan ethylene dichloride.
Selain itu, kami juga memperluas jangkauan pasokan bahan kimia kami hingga ke Singapura melalui anak usaha kami, Aster. Aster menyediakan berbagai bahan baku kimia, mulai dari propylene hingga styrene.
Jadi, jika perusahaan Anda sedang mencari bahan kimia industri berkualitas, jangan ragu untuk memercayakannya pada Chandra Asri Group! Hubungi kami sekarang untuk berkonsultasi lebih lanjut!
Baca juga: Turbin Uap: Definisi, Cara Kerja, Jenis, dan Kegunaannya