.jpeg&w=3840&q=75)
09-03-2026
Industri Pengolahan Sampah Terpadu (IPST) ASARI di Kota Cilegon, yang difasilitasi oleh Chandra Asri Group, mencatatkan peningkatan kapasitas pengolahan sampah plastik hingga 300 kg setiap harinya. Inisiatif hilir ini dikelola secara mandiri oleh KSM Sehati Maju Bersama di Kota Cilegon untuk membantu mengurangi beban TPSA Bagendung yang saat ini menerima kiriman sekitar 200 ton sampah per hari. Sejak tahun 2021, program ini telah merangkul lebih dari 9.200 warga lokal untuk mulai mengubah cara pandang terhadap sampah, khususnya sampah plastik, menjadi sumber daya yang memiliki nilai ekonomi.
Hingga saat ini, IPST ASARI telah berhasil mengelola lebih dari 79.700 kg sampah plastik, di mana 32.200 kg di antaranya dikonversi melalui teknologi pirolisis menjadi 26.800 liter minyak 'PLUSRI'. Aktivitas ini tidak hanya membantu mengurangi timbulan sampah, tetapi juga menciptakan lapangan kerja melalui produk cacahan plastik ‘CIRCLO’ serta pengelolaan minyak jelantah yang mendukung kebutuhan UMKM di sekitar wilayah operasional. Melalui proses ini, masyarakat memperoleh peluang penghasilan tambahan sekaligus menciptakan potensi usaha baru bagi warga lokal.
Ketua IPST ASARI, Murad M. Yasin, melihat bahwa keterlibatan langsung warga dalam mengolah sampah plastik telah membawa perubahan ekonomi yang nyata bagi komunitas mereka. Senada dengan hal tersebut, Nicko Setyabudi, Circular Economy & Partnership Manager Chandra Asri Group, menyampaikan bahwa IPST ASARI merupakan bentuk kolaborasi strategis untuk menjaga lingkungan sekaligus tumbuh bersama masyarakat melalui dukungan teknologi. Ke depan, fasilitas ini diharapkan terus menjadi inspirasi praktik pengelolaan sampah berbasis komunitas yang memperkuat ekonomi hijau di Kota Cilegon.