.jpg&w=3840&q=75)
20-02-2026
Chandra Asri Group, melalui anak usahanya PT Chandra Asri Alkali (CAA), terus memperkuat ketahanan industri kimia nasional seiring dengan progres pembangunan pabrik Chlor Alkali dan Ethylene Dichloride (CA-EDC) yang kini telah resmi menyentuh angka 50%. Fasilitas strategis di Cilegon ini telah memasuki fase puncak konstruksi (peak progress phase), menandai langkah nyata Perusahaan dalam menciptakan ekosistem industri dalam negeri yang lebih mandiri dan resilien melalui penguatan kapasitas produksi bahan kimia dasar secara domestik.
Sejumlah pekerjaan utama telah berhasil diselesaikan, mencakup pemasangan struktur utama pabrik, instalasi jaringan perpipaan, serta persiapan koneksi kelistrikan guna memastikan kesiapan operasional fasilitas berskala dunia ini yang ditargetkan mulai beroperasi komersial pada kuartal pertama 2027. Selain memperkuat kedaulatan industri, proyek ini memberikan kontribusi nyata terhadap ekonomi nasional dengan menyerap sekitar 3.000 tenaga kerja selama fase konstruksi, serta diproyeksikan akan menciptakan 250 lapangan kerja baru setelah beroperasi penuh nantinya. Upaya ini pun turut melibatkan UMKM lokal sebagai bagian dari ekosistem operasional perusahaan yang berkelanjutan.
Presiden Direktur & CEO Chandra Asri Group, Erwin Ciputra, menekankan bahwa kehadiran pabrik CA-EDC akan memperkuat ketahanan pasokan nasional sekaligus mengoptimalkan potensi pasar regional melalui peluang ekspor produk EDC. Dengan proyeksi substitusi impor soda kaustik senilai Rp4,9 triliun serta potensi devisa ekspor EDC mencapai Rp5 triliun per tahun, Chandra Asri Group menegaskan komitmennya sebagai Mitra Pertumbuhan dalam menciptakan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian Indonesia.
.png&w=3840&q=75)
.png&w=3840&q=75)