.jpeg&w=3840&q=75)
03-03-2026
Chandra Asri Group, Danantara Indonesia, dan Indonesia Investment Authority (INA) resmi menandatangani Conditional Share Subscription Agreement (CSSA) untuk mendukung proyek Chlor Alkali–Ethylene Dichloride (CA-EDC), yang merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN). Dengan nilai investasi sekitar USD 800 juta, proyek ini menjadi langkah strategis dalam mengurangi ketergantungan impor caustic soda dan ethylene dichloride (EDC), yang merupakan bahan baku penting bagi berbagai sektor industri, serta mendukung agenda hilirisasi guna mendorong transformasi ekonomi jangka panjang Indonesia.
Fasilitas ini akan dikelola oleh PT Chandra Asri Alkali (CAA), anak perusahaan Chandra Asri Group, dengan target operasional pada awal tahun 2027. Presiden Direktur dan CEO Chandra Asri Group, Erwin Ciputra, menyatakan bahwa dukungan mitra strategis ini mencerminkan kepercayaan terhadap kapabilitas Perusahaan dalam memperkuat rantai pasok nasional. Selain memproduksi 400.000 ton Caustic Soda dan 500.000 ton EDC per tahun, proyek ini akan menyerap 3.000 tenaga kerja saat konstruksi serta 250 tenaga kerja saat operasional, dan memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat.
Investasi bersama senilai USD 200 juta dari Danantara dan INA ini menjadi fondasi permodalan yang kuat untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi. Chief Investment Officer Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir, menekankan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah nyata dalam memperkuat industri strategis yang memberikan nilai tambah tinggi. Sejalan dengan visi tersebut, Pengganti Sementara Ketua Dewan Direktur INA, Eddy Porwanto, menambahkan bahwa investasi ini bertujuan meningkatkan daya saing dan ketahanan industri nasional secara berkelanjutan. Sinergi ini diharapkan semakin mengukuhkan posisi Indonesia di pasar global melalui penguatan pasar domestik dan perluasan peluang ekspor.