
31-08-2026
Oleh Chandra Asri Group Editorial Team
UV water sterilizer adalah salah satu alat yang digunakan dalam teknik penjernihan air dan berfungsi untuk mendisinfeksi air. Alat ini dinilai sangat efisien dalam menghilangkan kontaminan mikrobiologis dari air.
Artikel ini membahas peran UV water sterilizer treatment dalam pengolahan air serta penerapannya di industri. Jadi, simak artikel ini hingga akhir untuk mempelajarinya.
UV water sterilizer atau adalah alat yang menggunakan lampu ultraviolet (UV) merkuri dengan gelombang pancar 253,7 nanometer. Umumnya, alat ini digunakan untuk mendisinfeksi air minum.
Sterilisasi ultraviolet dianggap sebagai salah satu metode disinfeksi paling efektif karena dapat menargetkan dan menghancurkan mikroorganisme penyebab kontaminasi biologis dalam air. Metode ini juga tidak mengubah karakteristik air, misalnya pH dan rasa, serta mudah dipasang sehingga menjadi pilihan untuk disinfeksi air.
Secara umum, UV water sterilizer terbagi menjadi dua, yaitu sterilizer industri dan komersial. Untuk keperluan pengolahan air industri, alat ini dapat dipasang pada unit pengolahan air limbah, sistem ultrafiltrasi, dan sistem reverse osmosis sebagai disinfeksi tambahan.
Sementara itu, sterilizer komersial umumnya digunakan oleh bisnis nonindustri, seperti unit cuci kendaraan, perkantoran, hotel, dan lain-lain untuk meningkatkan kualitas air.
Baca juga: Zero Liquid Discharge, Solusi Air Limbah Ramah Lingkungan

Sumber: Indotara Persada
Alat ini menggunakan lampu khusus yang dapat memancarkan sinar ultraviolet pada gelombang tertentu untuk mendisrupsi DNA mikroorganisme. Mekanisme ini menargetkan DNA organisme karena molekul ini berperan dalam reproduksi dan fungsi organisme. Dengan menghancurkan DNA, organisme tidak dapat aktif, bertumbuh, dan menggandakan diri, sehingga tidak dapat menginfeksi organisme lain.
UV water sterilizer adalah alat yang sederhana, tetapi memiliki daya sterilisasi yang sangat baik. Dapat dikatakan bahwa hampir tidak ada kesempatan bagi organisme untuk lolos dari efek paparan sinar ultraviolet selama dosisnya tepat.
Alat ini juga minim potensi kelebihan panas, sehingga Anda tidak perlu menambah alat untuk menangani masalah ini. Lalu, metode ini tidak menggunakan bahan kimia tambahan sehingga lebih hemat biaya dan minim risiko kelebihan dosis bahan kimia.
UV water sterilizer memberikan sejumlah keuntungan bagi proses pengolahan air bersih, di antaranya:
Terlepas dari keunggulan di atas, Anda juga perlu memerhatikan tantangan dalam menggunakan UV water sterilizer, di antaranya:
Baca juga: Mengenal Ultrafiltrasi, Ini Cara Kerja dan Manfaatnya
Umumnya, UV water sterilizer terdiri dari empat komponen utama, yaitu lampu ultraviolet, selongsong kuarsa, ruang reaktor, dan ballast. Berikut adalah penjelasannya:
UV water sterilizer digunakan oleh berbagai macam industri dan bisnis, seperti:
Kebersihan dan keamanan air menjadi salah satu hal penting dalam proses operasional agar produk yang dihasilkan aman dan berkualitas. Itulah mengapa sistem disinfeksi seperti UV water sterilizer dan lainnya hadir untuk memastikan kualitas air sebelum digunakan.
Terkait pengolahan air industri, Chandra Asri Group, melalui PT Krakatau Tirta Industri (KTI) sebagai perusahaan asosiasi, menyediakan solusi air, termasuk pengolahan air limbah, air bersih, dan air demin.
KTI mengelola operation and maintenance Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Biotreatment Blast Furnace Kompleks PT Krakatau Steel yang mengolah air limbah secara biologis, pengoperasian fasilitas pengolahan air limbah akhir oleh PT Krakatau Blue Water, serta pengolahan air buangan gedung menggunakan Water Recycle Plant (WRP).
Lebih lanjut, KTI mengoperasikan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Krenceng dan Cidanau untuk air bersih serta beberapa Water Treatment Plant untuk air demineralisasi.
Chandra Asri Group dan KTI, sebagai #YourGrowthPartner, berkomitmen untuk menyediakan air industri sesuai standar kualitas lingkungan serta memungkinkan penggunaan kembali air limbah yang telah diolah. Jadi, jangan ragu untuk memercayakan pasokan air industri kepada kami!
Baca juga: Reverse Osmosis: Pengertian, Kegunaan dan Cara Kerjanya