
31-08-2026
Oleh Chandra Asri Group Editorial Team
Polikarbonat adalah termoplastik yang diandalkan dalam banyak industri berkat ketahanannya yang baik. Bahan ini juga sering digunakan sebagai alternatif kaca untuk berbagai kondisi. Artikel ini membahas peran plastik polikarbonat dalam berbagai industri. Oleh karena itu, simak informasinya berikut ini.

Polikarbonat adalah polimer yang dihasilkan melalui reaksi kimia yang melibatkan bisphenol A (BPA) dan gas fosgena (senyawa hasil reaksi klorin dan karbon monoksida).
Bahan ini pertama kali disintesis oleh kimiawan asal Jerman bernama Alfred Einhorn pada tahun 1898, tetapi penelitiannya tidak dilanjutkan karena sulit menemukan kegunaan komersialnya. Kemudian, pada tahun 1953, bahan ini dikembangkan kembali oleh dua peneliti yang bekerja secara terpisah, yaitu Hermann Schnell dari Jerman dan Daniel W. Fox dari Amerika Serikat.
Pada tahun 1970-an dan 1980-an, polikarbonat mulai digunakan di banyak industri berkat daya tahannya yang baik serta sifat transparan seperti kaca. Bahan ini digunakan untuk membuat lampu mobil, wadah yang tahan suhu rendah dan tinggi, kaset DVD, dan masih banyak lagi. Salah satu kegunaan umum plastik ini adalah sebagai lensa kacamata karena tidak mudah pecah, mudah dibentuk untuk menyesuaikan bingkai kacamata, dan ringan.
Polikarbonat umumnya dibuat dengan metode injection-moulding dan ekstrusi. Dalam proses injection-moulding, polikarbonat cair akan disuntikkan dengan tekanan tinggi ke dalam cetakan. Setelah mendingin, bahan ini akan mengeras dan mempertahankan bentuk cetakan tersebut.
Sementara itu, dalam proses ekstrusi, plastik polikarbonat cair dialirkan ke dalam cetakan khusus untuk membentuk profil tertentu. Biasanya, metode ekstrusi digunakan untuk membentuk pipa air dan lembaran plastik.
Baca juga: Polistirena: Karakteristik, Kegunaan, dan Bedanya dengan PP
Polikarbonat termasuk termoplastik sehingga memiliki titik leleh yang jelas dan dapat dilelehkan. Alhasil, bahan ini dapat dibentuk kembali setelah dilelehkan tanpa mengalami degradasi. Selain itu, polikarbonat memiliki karakteristik sebagai berikut:

Polikarbonat memiliki keunggulan pada transparansi dan daya tahan sehingga dapat digunakan oleh berbagai industri. Berikut adalah kegunaan polikarbonat:
Baca juga: Plastik PET: Karakteristik, Kegunaan, & Bedanya dengan HDPE
Polikarbonat dan kaca adalah bahan yang memiliki kekuatan yang baik serta tembus pandang. Karena karakteristiknya cukup serupa, kedua bahan ini sering dibandingkan. Lantas, kapan Anda perlu memilih polikarbonat atau kaca? Simak perbandingannya berikut ini:
| Polikarbonat | Kaca | |
| Bobot | Lebih ringan daripada kaca sehingga lebih mudah dipasang. | Lebih berat daripada polikarbonat. |
| Ketahanan terhadap benturan | Lebih tahan dan tidak mudah hancur akibat benturan. | Kaca lebih mudah pecah saat terpapar kondisi ekstrem. Kaca tempa yang lebih kuat pun akan pecah di bawah kekuatan yang tertentu. |
| Keamanan | Bahan ini akan melengkung atau retak sebelum pecah. | Kaca menghasilkan serpihan tajam ketika pecah sehingga dapat membahayakan pengguna. |
| Perlindungan terhadap paparan sinar matahari | Panel polikarbonat biasanya memiliki perlindungan sinar matahari bawaan. | Kaca memerlukan lapisan perlindungan sinar matahari khusus. |
| Kejernihan | Dapat bersaing dari segi tingkat kejernihan dengan kaca. | Kejernihan dan kemampuan untuk membiarkan cahaya masuk adalah salah satu keuntungan terbesar kaca. |
| Ketahanan terhadap panas dan cuaca | Dapat bekerja dalam cuaca biasa dan ekstrem, termasuk angin kencang dan fluktuasi suhu ekstrem dari -40 hingga 120 derajat Celsius. | Kaca kurang efisien pada cuaca ekstrem, tetapi dapat bekerja dengan baik pada cuaca biasa. |
| Versatilitas | Nilai estetika dan versatilitas polikarbonat dapat bersaing dengan kaca, terlebih bahan ini dapat dipersonalisasi tekstur, warna, dan hasil akhirnya. | Kaca lebih elegan dan tak lekang oleh waktu. |
Polikarbonat adalah salah satu dari sekian banyak jenis polimer yang digunakan secara luas dalam industri manufaktur. Setiap jenis polimer memiliki karakteristik, keunggulan, dan aplikasi yang berbeda, sehingga Anda perlu memilih material yang tepat untuk menghasilkan produk yang sesuai dengan standar.
Terkait polimer berkualitas, Chandra Asri Group, sebagai perusahaan solusi kimia, energi, dan infrastruktur terdepan di Asia Tenggara, menyediakan berbagai macam bahan kimia dan polimer, seperti polietilena, polipropilena, stirena monomer, HDPE, dan lain sebagainya.
Lebih lanjut, anak usaha Chandra Asri Group yang berbasis di Singapura, yaitu Aster, turut menyediakan bahan baku kimia, mulai dari stirena hingga propilena.
Sebagai #YourGrowthPartner, kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan dan produk berkualitas untuk menunjang proses operasional. Jadi, jangan ragu untuk memercayakan kebutuhan bahan kimia plastik dan industri kepada Chandra Asri Group!
Baca juga: Mengenal Polyethylene, Bahan Baku Plastik yang Fleksibel