Logo Chandra Asri
lng adalah

29-07-2026

Apa Itu LNG, Keunggulannya, dan Bedanya dengan LPG

Oleh Chandra Asri Group Editorial Team

Gas alam merupakan sumber daya penting di dunia karena memasok energi untuk berbagai kebutuhan. Gas ini diproses sedemikian rupa agar menjadi bahan bakar yang mudah didistribusikan dan digunakan, seperti LPG dan LNG.

LNG adalah sumber energi yang sering digunakan pada sektor pembangkit listrik dan industri, sementara LPG lebih banyak digunakan di sektor rumah tangga. Mari pahami peran LNG dalam ketahanan energi dan apa yang membedakannya dari LPG lewat artikel berikut ini.

Apa Itu LNG?

Liquefied Natural Gas (LNG) adalah gas alam yang diubah menjadi cair agar dapat didistribusikan dengan aman. Gas ini telah didinginkan hingga −162 °C. Proses tersebut mengurangi volumenya hingga 600 kali dari volume aslinya. 

LNG memiliki kepadatan yang lebih rendah dibandingkan air. Gas ini tidak berbau, tidak berwarna, dan tidak beracun. Meskipun tidak memiliki bau alami, gas alam hasil regasifikasi umumnya ditambahkan zat pemberi aroma, seperti ethyl mercaptan atau tetrahydrothiophene (THT), agar kebocoran lebih mudah dideteksi. Apabila tidak melalui proses odorisasi, potensi kebocoran gas dapat dipantau menggunakan sensor gas. 

Bagaimana LNG Dibuat?

Bagaimana LNG Dibuat

Secara umum, proses produksi LNG dilakukan dalam tiga tahap, yaitu:

  1. Ekstraksi gas: Gas alam diekstraksi dari dalam tanah atau platform lepas pantai. 
  2. Likuifaksi: Gas alam dimurnikan untuk menghilangkan komponen yang tidak diinginkan, seperti air dan karbon dioksida. Kemudian, gas dikirim ke pabrik likuifaksi untuk diubah menjadi gas cair. 
  3. Transportasi: LNG didistribusikan menggunakan kontainer terkompresi. Sesampainya di tujuan, LNG dikembalikan ke bentuk gas (regasifikasi) untuk disalurkan melalui jaringan pipa serta dimanfaatkan oleh bisnis dan rumah tangga. 

Gas alam dapat dicairkan melalui berbagai proses kriogenik, di antaranya proses cascade dan metode Linde. Pada proses cascade, gas alam didinginkan secara bertahap menggunakan beberapa jenis refrigeran dengan titik didih yang berbeda hingga mencapai suhu pencairan. 

Sementara itu, metode Linde memanfaatkan proses kompresi, pendinginan, dan ekspansi gas secara berulang (regeneratif) sehingga suhu gas terus menurun hingga akhirnya berubah menjadi cair. 

LNG harus disimpan secara khusus karena memiliki titik didih −162 °C yang sangat rendah dibandingkan dengan kondisi di permukaan Bumi. Oleh karena itu, LNG disimpan dalam tangki baja berinsulasi khusus yang mampu mempertahankan suhu serendah itu tanpa memerlukan sistem pendingin tambahan.

Baca juga: Laporan Tahunan Chandra Asri Group

Kelebihan dan Kekurangan LNG

Sebelum menggunakan LNG, Anda perlu memerhatikan kelebihan dan kekurangan gas alam ini. Berikut informasinya:

Kelebihan LNG:

  • Dapat menjadi sumber energi alternatif.
  • Emisi lebih rendah dibandingkan dengan energi fosil lainnya, di mana LNG mengurangi kadar karbon dioksida dan hampir menghilangkan sulfur dioksida, nitrogen oksida, dan partikulat. 
  • Dapat mendiversifikasi energi dan mengurangi ketergantungan penuh terhadap energi fosil. 
  • Dapat menjadi strategi transisi energi. 

Kekurangan LNG:

  • Harganya dapat naik dan turun dengan cepat.
  • Menghasilkan emisi gas metana dari proses transportasi atau kebocoran. 
  • Investasi infrastruktur yang cukup tinggi. 

Baca juga: Keunggulan dan Kegunaan Gas CNG sebagai Energi Alternatif 

Kegunaan LNG

Kegunaan LNG

Meski paling sering digunakan pada sektor manufaktur, kegunaan LNG sebenarnya jauh lebih luas. Berikut beberapa kegunaan LNG di berbagai sektor:

  • Industri: LNG banyak digunakan sebagai bahan bakar di industri petrokimia, manufaktur, dan baja karena menghasilkan emisi yang lebih rendah dibandingkan dengan batu bara dan minyak bumi. 
  • Pembangkit listrik: Kini, LNG banyak digunakan sebagai bahan bakar pembangkit listrik, khususnya pada PLTG. LNG memberikan kinerja yang lebih efisien dan fleksibel dibandingkan dengan batubara.
  • Transportasi: LNG dapat menjadi bahan bakar kendaraan berat, seperti bus dan truk, karena emisi dan kepadatan yang lebih rendah daripada solar. Selain bus dan truk, LNG juga digunakan sebagai bahan bakar kapal.
  • Rumah tangga: LNG ternyata dapat dijadikan sumber energi untuk aktivitas rumah tangga, seperti memasak dan memanaskan ruangan. 

Perbedaan LPG dan LNG

LPG dan LNG sama-sama merupakan sumber energi alternatif, tetapi memiliki sumber, komposisi, penggunaan, dan proses produksi yang berbeda. Berikut adalah perbedaannya:

 LPGLNG
Produksi dan komposisiDiisi oleh propana dan butana serta didapatkan dari proses pemurnian minyak bumi dan ekstraksi gas alam.Diproduksi dengan mendinginkan gas alam hingga -162 °C sehingga berubah menjadi cair. 
PenggunaanLebih banyak digunakan di sektor rumah tangga dan sebagai bahan bakar kendaraan karena lebih terjangkau.

Lebih banyak digunakan di sektor industri dan pembangkit listrik. 

 

Metode penyimpananDapat disimpan dalam tangki bertekanan pada suhu ruangan.Memerlukan tangki kriogenik berinsulasi untuk menjaga suhunya tetap rendah.

Di luar pengembangan LNG, keberadaan LPG tetap memegang peran vital dalam pasokan energi nasional. Optimalisasi penggunaannya tidak hanya bergantung pada ketersediaan, tetapi juga pada sistem logistik yang terintegrasi serta menjamin keamanan distribusi. 

Chandra Asri Group merupakan perusahaan yang bergerak pada solusi infrastruktur, energi, dan kimia, serta menyediakan layanan logistik darat dan laut untuk distribusi LPG maupun bahan kimia.

Melalui PT Chandra Shipping International (CSI), perusahaan mengoperasikan lebih dari 10 kapal pengangkut LPG dan bahan kimia dengan kapasitas 4.200–9.600 DWT.

Selain itu, layanan logistik terintegrasi dari Chandra Asri Group turut diwujudkan melalui layanan transportasi darat, tangki penyimpanan bahan kimia, dan gudang. Layanan logistik yang disediakan meliputi transportasi antarpulau, fasilitas ekspor dan impor, angkutan laut, serta layanan kepabeanan.

Jadi, jangan ragu untuk mengandalkan Chandra Asri Group sebagai #YourGrowthPartner!

Baca juga: Komponen Penyusun Gas Alam, Jenis dan Manfaatnya 

Bagikan :
Banner