Kabel Listrik Bawah Tanah: Jenis, Komponen, & Keunggulannya
31-08-2026
Kabel Listrik Bawah Tanah: Jenis, Komponen, & Keunggulannya
Oleh Chandra Asri Group Editorial Team
Pernahkah Anda bertanya-tanya di mana letak kabel listrik di area perkotaan, industri, dan kawasan padat penduduk? Selain menjuntai di udara, beberapa instalasi kabel juga dapat diletakkan di bawah tanah.
Kabel listrik bawah tanah menghubungkan gardu dengan pelanggan dan telah menjadi salah satu fasilitas utama dalam distribusi energi listrik perkotaan. Lantas, mengapa jaringan listrik dibangun di dalam tanah? Intip penjelasan selengkapnya berikut ini.
Apa Itu Kabel Listrik Bawah Tanah?
Kabel listrik bawah tanah adalah produk yang dirancang khusus untuk instalasi di bawah tanah (penanaman langsung di dalam tanah, terowongan kabel, atau saluran) untuk mengirimkan daya listrik atau sinyal komunikasi.
Berbeda dengan kabel listrik udara, struktur kabel listrik underground harus mampu beradaptasi dengan kondisi tanah, menahan tekanan dan korosi tanah, serta mengatasi masalah yang muncul akibat pelepasan panas yang tidak efisien dalam sistem.
Keberadaan instalasi kabel listrik bawah tanah sangat penting di kawasan perkotaan karena jaringan ini memasok energi untuk hunian, gedung perkantoran, kawasan industri, fasilitas umum, serta pusat perekonomian seperti mal dan pasar.
Komponen Kabel Listrik Bawah Tanah
Kabel listrik bawah tanah didesain dengan lapisan yang saling melengkapi satu sama lain. Berikut adalah beberapa komponennya:
Konduktor: Terbuat dari tembaga dengan kemurnian tinggi atau aluminium. Komponen ini merupakan inti saluran transmisi. Konduktor kecil biasanya digunakan untuk mendistribusikan listrik skala rumah tangga, sedangkan ukuran yang lebih besar digunakan untuk beban yang lebih berat.
Lapisan pelindung konduktor: Terbuat dari poliolefin semikonduktif. Fungsi lapisan ini adalah mengatasi konsentrasi medan listrik dari ketidakteraturan permukaan konduktor serta melindungi lapisan insulasi.
Lapisan insulasi: Dapat terbuat dari XLPE (cross-linked polyethylene), EPR (ethylene propylene rubber), atau PVC (polivinil klorida). Ketiganya memiliki keunggulan masing-masing, seperti ketahanan terhadap suhu, asam, dan cuaca.
Lapisan pelindung insulasi: Terbuat dari bahan semikonduktor yang berfungsi untuk meratakan medan listrik, memastikan stabilitas insulasi, dan menghantarkan arus gangguan.
Lapisan pelindung logam: Berfungsi sebagai jalur grounding (pentanahan) dan pengaman terhadap arus gangguan (fault current). Biasanya terdiri dari pita tembaga dan kawat tembaga
Lapisan antara: Lapisan ini dapat terbuat dari kain nontenun atau pita PVC. Fungsinya adalah melindungi lapisan pelindung logam, menahan tekanan, dan mencegah masuknya air.
Bahan penghambat air: Komponen ini penting untuk kabel bertegangan sedang atau tinggi. Fungsinya adalah untuk mencegah masuknya air ke komponen listrik yang dapat menyebabkan kegagalan sistem.
Lapisan armor: Berfungsi untuk menahan tekanan mekanis dan mencegah kerusakan akibatnya. Lapisan ini dapat terdiri dari armor kawat baja, armor pita baja, atau armor kawat aluminium yang masing-masing memiliki keunggulan.
Selubung luar: Lapisan pelindung terluar yang terbuat dari PVC, polietilena, atau low smoke zero halogen.
Jenis kabel listrik bawah tanah dikelompokkan berdasarkan jumlah kawat, tegangan, dan cara kabel ini dipasang di bawah tanah. Berikut adalah informasi selengkapnya:
1. Berdasarkan Jumlah Kawat
Berdasarkan jumlah kawat utama, kabel listrik ini terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu:
Kabel 1 inti: Kabel hanya memiliki satu inti utama. Umumnya, kabel ini digunakan untuk mengirim listrik jarak jauh. Kabel ini ringan, mudah ditekuk, dan hanya bisa membawa satu aliran daya utama.
Kabel 3 inti: Kabel ini memiliki tiga kawat utama dan umumnya digunakan pada sistem listrik besar, seperti pabrik. Kabel jenis ini lebih tangguh dan membawa tiga aliran daya sekaligus secara bersamaan.
Kabel berinti banyak: Kabel jenis ini memiliki 4 atau lebih kawat utama di dalamnya. Kabel ini cocok untuk sistem kelistrikan yang rumit.
2. Berdasarkan Tegangan Listrik
Kabel listrik bawah tanah terbagi menjadi kabel bertegangan rendah, menengah, dan tinggi. Adapun penjelasannya adalah sebagai berikut:
Kabel bertegangan rendah (LV): Kabel ini dapat membawa daya listrik hingga 1 kV. Jenis kabel ini dapat ditemukan di rumah, pertokoan, dan di sekitar kita.
Kabel bertegangan menengah (MV): Kabel jenis ini dapat menghantarkan listrik antara 1 kV dan 35 kV. Kabel MV menghubungkan pembangkit listrik dan gedung-gedung tinggi di tengah kota atau area industri.
Kabel bertegangan tinggi (HV): Kabel ini dapat mengalirkan listrik mulai dari 36 kV hingga 150 kV, atau bahkan lebih tinggi. Kabel HV membawa energi listrik yang sangat besar untuk jarak yang sangat jauh.
3. Berdasarkan Cara Pemasangan
Terdapat sejumlah cara “memendam” kabel di bawah tanah, di antaranya:
Langsung ke dalam tanah: Teknisi menggali tanah dan meletakkan kabel secara langsung, lalu menimbunnya dengan tanah. Cara ini lebih terjangkau, tetapi ketika kabel mengalami kerusakan, teknisi harus menyusuri jalur kabel untuk menemukan kerusakannya.
Instalasi terowongan: Kabel dibangun di terowongan bawah tanah. Biasanya, skema ini ditemukan di bawah pusat kota. Cara pemasangan ini memudahkan teknisi untuk melakukan perawatan rutin.
Instalasi saluran kabel: Kabel dipasang ke dalam kotak beton panjang dan diletakkan di tanah. Instalasi ini mudah dijangkau dan dilihat sehingga dapat diperbaiki dengan lebih efisien.
Kelebihan dan Kekurangan Kabel Listrik Bawah Tanah
Jaringan listrik bawah tanah memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan, seperti:
Kelebihan jaringan listrik bawah tanah:
Meningkatkan estetika karena kabel terpendam di bawah tanah.
Tahan terhadap cuaca, seperti sambaran petir, hujan, dan angin kencang.
Lebih andal karena minim kontak dengan manusia dan hewan serta lebih terlindungi dari pohon tumbang.
Menghasilkan sedikit radiasi magnetik.
Tidak perlu menebang pohon untuk memasang jaringan kabel.
Kekurangan jaringan listrik bawah tanah:
Biaya instalasi awal lebih mahal karena membutuhkan peralatan khusus dan teknisi yang terampil.
Sulit melakukan perawatan karena aksesnya di bawah tanah.
Perbedaan Kabel Listrik Bawah Tanah dan Kabel Udara
Jika berbicara tentang instalasi kabel listrik bawah tanah, Anda mungkin akan membandingkannya dengan kabel listrik udara. Lantas, apa perbedaan keduanya? Berikut informasinya:
Kabel Listrik Udara
Kabel Listrik Bawah Tanah
Biaya pemasangan
Lebih rendah.
Lebih tinggi.
Keandalan
Lebih berisiko terkena pemadaman akibat cuaca buruk, tetapi mudah diperbaiki karena dapat dilihat langsung.
Kabel ini juga bisa diperbarui langsung jika terjadi kegawatdaruratan.
Minim risiko pemadaman, tetapi lebih sulit diperbaiki.
Kabel ini sangat andal dan tidak terlalu terpapar ancaman lingkungan.
Tampilan
Tiang dan kabel dapat dilihat.
Kabel dan jaringan tersembunyi di bawah tanah.
Perawatan
Perlu memotong dahan pohon agar tidak menghalangi jaringan kabel.
Minim perawatan.
Keamanan
Lebih berisiko membahayakan masyarakat.
Minim risiko kontak dengan masyarakat.
Kegunaan
Cocok untuk pedesaan karena membutuhkan akses listrik yang lebih mudah dijangkau. Meski begitu, kabel listrik udara juga dapat digunakan di perkotaan.
Cocok untuk perkotaan dan smart city yang mengedepankan estetika.
Chandra Asri Group, Jasa Ketenagalistrikan Andal untuk Industri
Jaringan listrik adalah salah satu infrastruktur penting dalam industri karena mendukung jalannya proses operasional. Itulah mengapa pasokan listrik harus terus andal di berbagai kondisi.
Chandra Asri Group, sebagai perusahaan solusi energi, kimia, dan infrastruktur, menyediakan jasa ketenagalistrikan untuk industri melalui anak usahanya, PT Krakatau Chandra Energi (KCE).
Lini bisnis ini terbagi menjadi operation and maintenance (O&M), engineering, procurement, and construction (EPC), serta jasa repair overhaul trafo dan motor listrik. Kami melayani testing, instalasi tenaga listrik gardu induk, penyewaan alat berat dan peralatan tes, dan lain sebagainya.
Hingga saat ini, KCE telah melayani lebih dari 200 pelanggan industri dan 1.500+ pelanggan rumah tangga untuk pasokan listrik tepercaya.
Jadi, pastikan kebutuhan listrik operasional perusahaan Anda terpenuhi bersama Chandra Asri Group, #YourGrowthPartner!