
22-09-2026
Oleh Chandra Asri Group Editorial Team
Jenis-jenis pelabuhan dikelompokkan berdasarkan penyelenggaranya, lokasinya, tujuannya, hingga ukurannya. Hal ini dikarenakan setiap jenis mungkin membutuhkan infrastruktur pelabuhan khusus serta tidak bisa disinggahi oleh semua kapal.
Pada artikel ini, Anda akan mempelajari jenis-jenis pelabuhan kapal serta fasilitas yang ada di dalamnya. Oleh karena itu, simak artikel ini hingga akhir.

Pelabuhan terbagi menjadi berbagai jenis, seperti pelabuhan umum, pelabuhan pengumpan, pelabuhan kering, pelabuhan pengumpul, dan masih banyak lagi. Berikut adalah informasi lengkapnya:
Pelabuhan umum adalah jenis pelabuhan yang dikelola oleh badan usaha atau pemerintah untuk melayani distribusi antarpulau secara resmi. Pelabuhan ini dapat menjadi tempat bongkar muat barang, pusat distribusi barang, penyimpanan barang, serta kawasan industri.
Salah satu contoh pelabuhan umum di Indonesia adalah pelabuhan yang dikelola oleh PT Chandra Pelabuhan Nusantara (CPN). Anak usaha Chandra Asri Group untuk solusi kepelabuhan dan penyimpanan bahan kimia ini telah resmi memperoleh Perizinan Berusaha Pengoperasian Terminal Umum dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut per September 2026.
Perizinan ini membuka akses fasilitas kepelabuhannya untuk pengguna jasa eksternal dan pelaku industri. Saat ini, CPN baru melayani proses bongkar muat produk curah cair, seperti LPG, propilena, etilena, dan lain-lain.
CPN mengoperasikan tiga dermaga berkapasitas hingga 80 ribu DWT serta fasilitas penyimpanan dan penanganan produk curah cair yang terintegrasi.
Pelabuhan ini dibangun di perairan yang lebih kecil, seperti danau dan sungai, untuk mengangkut kargo maupun penumpang. Meski dibangun di perairan kecil, pelabuhan ini juga dapat terhubung dengan pelabuhan laut melalui sistem kanal.
Seperti namanya, pelabuhan laut dibangun di tepi laut. Pelabuhan ini sering menjadi tempat singgah dan bongkar muat kapal-kapal besar. Pelabuhan laut juga sering menjadi simbol logistik maritim karena menghubungkan proses bisnis dari berbagai wilayah hingga ke luar negeri.
Umumnya, pelabuhan ini dilengkapi dengan fasilitas penunjang, seperti terminal kontainer, dermaga, alat berat, dan gudang. Pelabuhan laut terbagi menjadi tiga jenis umum, yaitu pelabuhan pesiar, pelabuhan kargo, dan pelabuhan persinggahan.
Pelabuhan pesiar menangani aktivitas kapal pesiar, pelabuhan kargo mengatur sirkulasi kargo, sementara pelabuhan persinggahan melayani pengisian bahan bakar dan perbaikan kapal di tengah perjalanan.
Pelabuhan pengumpan menghubungkan pelabuhan utama dengan pelabuhan pengumpul, khususnya untuk mengangkut kapal dan bongkar muat angkutan laut skala kecil serta menjadi tempat keberangkatan atau kedatangan angkutan dalam satu provinsi.
Baca juga: 7 Fungsi Pelabuhan untuk Perdagangan dan Perekonomian
Pelabuhan ini mengumpulkan barang dari pelabuhan kecil untuk didistribusikan ke pelabuhan utama. Berbeda dengan pelabuhan pengumpan yang hanya melayani pengangkutan skala kecil, pelabuhan pengumpul dapat melayani pengangkutan skala menengah. Jenis pelabuhan ini umumnya memiliki gudang penyimpanan, dermaga, layanan bea cukai, dan terminal peti kemas.
Pelabuhan utama umumnya berlokasi di kota besar atau kawasan perdagangan. Jenis pelabuhan ini memiliki fasilitas yang lebih lengkap dan modern dibandingkan dengan pelabuhan pengumpul dan pengumpan, seperti alat berat, gudang yang lebih luas, sistem navigasi modern, layanan imigrasi, dan pusat logistik.
Pelabuhan kering adalah jenis pelabuhan darat yang terhubung dengan pelabuhan laut melalui kereta api atau armada darat serta tidak berlokasi di garis pantai. Pelabuhan ini merupakan pusat logistik multimoda karena memfasilitasi perpindahan barang dari laut ke darat dan sebaliknya.
Biasanya, pelabuhan kering digunakan untuk mengimpor atau mengekspor kargo serta mengurangi potensi port congestion di pelabuhan laut.

Fasilitas di pelabuhan dapat beragam tergantung pada peruntukannya. Namun, secara umum, fasilitasnya mencakup gudang, kantor administrasi, fasilitas bongkar muat, peralatan, dan infrastruktur lainnya. Berikut informasinya:
Baca juga: Mengenal Pelabuhan Kontainer, Fungsinya, dan Biayanya
Pelabuhan dan terminal adalah dua aspek kepelabuhan yang tak terpisahkan, tetapi keduanya memiliki peran yang berbeda. Pelabuhan dibangun secara strategis di pinggir laut atau perairan lainnya untuk memfasilitasi berbagai aktivitas logistik laut sesuai tujuannya.
Sementara itu, terminal adalah fasilitas pelabuhan yang khusus digunakan untuk membongkar dan memuat barang, misalnya kontainer. Setiap terminal memiliki nama sesuai dengan barang yang ditangani, misalnya terminal curah, terminal kargo, terminal bahan kimia, dan lain-lain.
Selain membuka terminal umum, CPN juga menyediakan fasilitas penunjang layanan kepelabuhan dan penyimpanan lain, seperti:
Chandra Asri Group dan CPN berkomitmen untuk memberikan pelayanan kepelabuhan dan penyimpanan bahan kimia terbaik bagi berbagai industri. Oleh karena itu, jadikanlah kami sebagai #YourGrowthPartner dan konsultasikan kebutuhan Anda sekarang!
Baca juga: Breakwater Pelabuhan: Definisi, Fungsi, dan Jenisnya
Telusuri video dari Chandra Asri Group berikut!