
31-08-2026
Oleh Chandra Asri Group Editorial Team
Seiring bertumbuhnya industri petrokimia, makin banyak jenis plastik yang dikembangkan, salah satunya adalah Acrylonitrile Butadiene Styrene (ABS). Bahan ABS adalah termoplastik yang sering digunakan pada pembuatan pipa dan bagian alat elektronik. Lantas, bahan ABS terbuat dari apa? Pelajari karakteristik dan kegunaannya dalam artikel ini!

Bahan ABS adalah polimer amorf yang terbuat dari tiga jenis monomer, yaitu akrilonitril, butadiena, dan stirena. Acrylonitrile Butadiene Styrene terkenal kuat dan tahan lama sehingga sering digunakan di berbagai sektor, seperti otomotif dan barang konsumen.
Akrilonitril pada bahan ini memberikan stabilitas panas dan kimia yang tinggi, sedangkan kandungan butadiena memberikan kekuatan. Lalu, kandungan stirena pada bahan ABS membuat tampilan plastik ini lebih estetik dan mengilap serta memberikan sifat kaku.
Bahan plastik ABS memiliki kandungan akrilonitril, butadiena, dan stirena yang beragam sesuai dengan kebutuhan industri. Umumnya, plastik ini memiliki proporsi 15–35% akrilonitril, 5–30% butadiena, dan 40–60% stirena.
ABS diproduksi melalui teknik emulsi atau massa berkelanjutan. Bahan ini memiliki rumus kimia ( C8H8·C4H6·C3H3N)n. Saat diproses, ABS akan berwarna putih gading. Namun, pewarna dan pigmen dapat ditambahkan ke dalam bahan ini sesuai kebutuhan.
Baca juga: Laporan Tahunan Chandra Asri Group
Bahan ABS memiliki sejumlah karakteristik yang membuatnya unggul untuk beragam penggunaan, seperti:
Terlepas dari karakteristik di atas, Anda juga perlu mengetahui sejumlah batasan yang dimiliki bahan plastik ini, seperti kurang tahan terhadap cuaca dan paparan sinar matahari dalam jangka panjang, mudah terbakar dan akan terus terbakar meski api telah padam, mudah tergores, serta kurang tahan terhadap pelarut.
Walau begitu, Anda masih bisa menambah karakteristik bahan ABS dengan menambahkan zat aditif atau mengatur proporsi ketiga bahan utama. Misalnya, agar lebih tahan terhadap sinar matahari, Anda bisa menambahkan UV stabilizer. Lalu, bahan ini juga bisa diperkuat dengan serat atau mineral untuk meningkatkan kekakuan dan daya tahan terhadap benturan.
Bahan ABS juga dapat dicampur dengan termoplastik lainnya, seperti poliamida dan polikarbonat. Campuran ABS dengan polikarbonat (ABS/PC) umum ditemukan pada bagian alat elektronik dan komponen otomotif yang membutuhkan sifat tahan panas, mudah dibentuk, dan ringan.
Baca juga: Plastik HDPE: Kegunaan, Keunggulan dan Pembuatannya!

Bahan ABS adalah material industri yang fleksibel karena dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan manufaktur. Berikut adalah sejumlah kegunaannya:
Plastik dan bahan kimia adalah bahan baku penting dalam berbagai proses manufaktur. Untuk memastikan kualitasnya, Anda perlu menggunakan bahan baku yang berkualitas pula.
Chandra Asri Group adalah perusahaan solusi kimia, energi, dan infrastruktur terkemuka di Asia Tenggara yang menyediakan berbagai macam bahan kimia, seperti polietilena, polipropilena, soda api, dan lain-lain.
Tidak hanya itu, Chandra Asri Group, sebagai #YourGrowthPartner, juga menyediakan butadiena dan stirena monomer sebagai bahan baku Acrylonitrile Butadiene Styrene (ABS). Anak usaha kami yang berbasis di Singapura, yaitu Aster, juga menyediakan bahan kimia industri, salah satunya stirena untuk produksi bahan ABS.
Jangan ragu untuk mempelajari produk-produk berkualitas kami dan hubungi kami sekarang untuk mendapatkan penawaran terbaik!
Baca juga: Plastik Food Grade: Ketahui Ciri-Ciri dan Jenisnya